Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siap-Siap Masuk Praendemik! Prokes Sedang Finalisasi Segera Diumumkan

Siap-Siap Masuk Praendemik! Prokes Sedang Finalisasi Segera Diumumkan
Ilustrasi - Penumpang kereta antre memasuki Stasiun Tanah Abang di Jakarta, Senin (7/2/2022). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, penyusunan protokol kesehatan di masa praendemik sudah masuk tahap finalisasi.

Nadia mengungkapkan, protokol kesehatan (prokes) praendemik disusun dengan melibatkan berbagai kalangan terkait, seperti epidemiolog dan praktisi kesehatan.

"Saat ini protokol kesehatan praendemik dibahas untuk difinalkan. Terdapat beberapa indikator, terutama yang dibahas sebagai tahapan. Segera diumumkan. Ditunggu saja," katanya Nadia dilansir ANTARA, Senin (7/3/2022)

1. Penerima vaksinasi dosis lengkap tidak perlu tunjukkan hasil tes antigen maupun PCR

Ilustrasi QR code Pedulilindungi. (IDN Times/Achmad Hidayat Alsair)
Ilustrasi QR code Pedulilindungi. (IDN Times/Achmad Hidayat Alsair)

Sejumlah prokes yang diatur di antaranya pelaku perjalanan domestik via darat, laut, dan udara, yang sudah menjalani vaksinasi dosis lengkap, tidak perlu lagi menunjukkan bukti tes antigen maupun PCR.

Selain itu, juga turut diatur terkait kapasitas tampung ruang publik seperti stadion, pusat perbelanjaan, dan lainnya.

2. Lima provinsi alami kenaikan kasus COVID-19

Tim Swab Hunter saat melaksanakan razia dan tes swab massal. IDN Times/ Dok istimewa
Tim Swab Hunter saat melaksanakan razia dan tes swab massal. IDN Times/ Dok istimewa

Nadia mengatakan, situasi pandemik COVID-19 saat ini secara nasional menunjukkan tren penurunan kasus. Angka reproduksi virus juga dilaporkan menurun di setiap pulau yang berpenduduk banyak di Indonesia.

Namun, masih terdapat lima provinsi yang masih menunjukkan tren peningkatan kasus yaitu Provinsi Aceh, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Kalimantan Utara.

3. Sebagian besar pasien COVID-19 bergejala ringan

RS Darurat Wisma Atlet (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
RS Darurat Wisma Atlet (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Nadia menjelaskan, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional juga terus menurun. Sebanyak 60 persen pasien yang dirawat saat ini tidak bergejala atau gejala ringan.

Nadia mengatakan, pemerintah berkomitmen mempertahankan fasilitas pelayanan kesehatan secara nasional dan mempersempit ruang penyebaran virus melalui testing, tracing, dan treatment demi mengontrol pandemik.

"Mudah-mudahan tren penurunan kasus saat ini dapat terus kita jaga dan tekan, sehingga kita dapat melewati pandemik ini bersama-sama," ujarnya.

Share Article
Curated For You

BRIN: Resep Menuju Endemik Vaksinasi Harus Capai 70 Persen

03 Mar 2022, 14:05 WIBNews
Topics
Editorial Team
Dini Suciatiningrum
EditorDini Suciatiningrum

Related Articles

See More