Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sidak Diklat Petugas Haji, Menhaj Irfan Cicipi Menu Prasmanan Peserta

9c3e98ce-4eb0-43fa-9bac-774a8b44d21b-1768371625537 (1).jpg
Menteri Haji dan Umrah RI M Irfan Yusuf Hasyim (Media Center Haji)
Intinya sih...
  • Menhaj Irfan memastikan asupan gizi peserta diklat terjamin
  • Menhaj meninjau langsung aktivitas peserta diklat pagi petugas haji
  • PPIH merupakan perpanjangan tangan Kementerian Haji dan Umrah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Moch. Irfan Yusuf, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada Rabu (14/01/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung aktivitas serta fasilitas yang didapatkan oleh ribuan peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026.

Menhaj tiba di lokasi saat para peserta baru saja menyelesaikan aktivitas olahraga pagi dan persiapan kelas. Tidak hanya memantau barisan, Gus Irfan—sapaan akrab Menteri—langsung menuju ruang makan untuk memastikan asupan gizi para calon petugas terjamin.

1. Menhaj Irfan memastikan asupan gizi peserta diklat terjamin

WhatsApp Image 2026-01-14 at 1.44.50 PM (1).jpeg
Gus Irfan (Mentri Haji dan Umrah RI) melakukan inspeksi mendadak ke asrama-asrama tempat peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 menginap (IDN Times/Yogie Fadila)

Dalam kunjungan, Menhaj terlihat mengambil piring dan mencicipi langsung menu sarapan yang disajikan untuk peserta. Ia ingin memastikan bahwa panitia memberikan pelayanan terbaik bagi mereka yang akan melayani tamu Allah.

"Saya sudah coba dagingnya, saya coba mienya, saya coba tempenya, dan timunnya. Alhamdulillah semuanya fresh," ujar Menhaj Irfan di hadapan awak media dan peserta diklat.

Menhaj menegaskan bahwa kedatangannya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab untuk mengecek kondisi riil di lapangan.

"Saya datang ini untuk mengecek kondisi para peserta ini. Karena Anda semua disiapkan untuk menjadi petugas perpanjangan tangan kami di Saudi nanti. Saya harus yakin bahwa tim ini harus benar-benar siap," tegasnya.

2. Meninjau langsung rangkaian aktivitas peserta diklat

WhatsApp Image 2026-01-14 at 1.44.49 PM (2).jpeg
Gus Irfan (Mentri Haji dan Umrah RI) melakukan inspeksi mendadak ke asrama-asrama tempat peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 menginap (IDN Times/Yogie Fadila)

Dalam peninjauan tersebut, Menteri melihat langsung rangkaian aktivitas peserta diklat pagi petugas, mulai dari apel, persiapan kelas, hingga layanan pendukung yang diterima peserta diklat. Ia menilai bahwa keteraturan aktivitas dan dukungan fasilitas yang memadai menjadi bagian penting dalam menyiapkan petugas haji yang profesional dan berintegritas.

“Menjadi PPIH berarti siap menjalani proses, termasuk menerima dinamika pelayanan dengan sikap lapang dada dan penuh tanggung jawab. Semua itu adalah bagian dari pengabdian,” ujar Menteri.

3. PPIH merupakan perpanjangan tangan Kementerian Haji dan Umrah

WhatsApp Image 2026-01-14 at 7.36.18 AM.jpeg
Gus Irfan (Mentri Haji dan Umrah RI) memimpin apel pagi DIklat PPIH Arab Saudi 2026 (Dok. Media Center Haji)

Menteri Haji dan Umrah mengingatkan bahwa PPIH merupakan wajah negara sekaligus representasi pelayanan kepada tamu-tamu Allah. Karena itu, setiap petugas dituntut untuk mampu bersikap arif, menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi, serta menjaga marwah institusi dalam setiap tindakan.

Dalam konteks era keterbukaan informasi, Menteri juga menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai situasi selama proses persiapan maupun pelaksanaan ibadah haji. Ia mengajak seluruh PPIH untuk mengedepankan komunikasi yang bertanggung jawab, proporsional, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

 “Tidak semua hal harus disikapi secara reaktif. Petugas haji dituntut mampu memilah, menyaring, dan menyampaikan informasi secara tepat, sehingga tidak menimbulkan salah tafsir dan tetap menjaga kepercayaan publik,” lanjutnya.

Menteri menegaskan bahwa sikap profesional, kedewasaan dalam berkomunikasi, serta keikhlasan dalam melayani merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari tugas PPIH sebagai pelayan jemaah haji.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila
Follow Us

Latest in News

See More

Relawan Kemenkes: Data Sumber Berharga Nakes Selama Darurat Bencana

14 Jan 2026, 18:07 WIBNews