Spesifikasi Fregat Mogami, Kapal Perang yang Ditawarkan Kemhan Jepang

- Pemerintah Jepang menawarkan kapal selam dan fregat kelas Mogami kepada Indonesia, namun keputusan pembelian masih menunggu pertimbangan Kementerian Pertahanan RI.
- Fregat Mogami adalah kapal perang multi-misi dengan desain siluman, otomatisasi tinggi, bobot sekitar 3.900 ton, serta hanya membutuhkan sekitar 90 awak berkat sistem canggihnya.
- Kapal ini dipersenjatai meriam Mk 45 Mod 4, rudal Type 17, torpedo anti-kapal selam, dan sistem SeaRAM, menjadikannya simbol kekuatan maritim modern Jepang di kawasan Indo-Pasifik.
Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali mengonfirmasi adanya penawaran dari pihak pemerintah Jepang kepada Indonesia untuk membeli kapal selam dan kapal jenis Fregat kelas Mogami. Adapun, penawaran disampaikan saat Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi pada (4/5/2026) lalu.
Ali mengatakan, penawaran dari Negeri Sakura tersebut masih terus dipertimbangkan. "Fregat Mogami dan kapal selam dari Jepang ini memang ada penawaran dari pihak Kemhan Jepang, tetapi ini masih terus dibicarakan dengan pihak Kementerian Pertahanan kita," kata Ali dalam jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (12/5/2026).
Meski begitu, Ali menyebut, pihaknya belum mengetahui hasil keputusan akhir yang diambil Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, apakah akan membeli kapal tersebut. TNI AL sebagai operator menyerahkan kebijakan tersebut kepada Kemhan.
"Kita mengikuti apa yang diarahkan oleh Kementerian Pertahanan," ujar Ali.
Menghimpun dari berbagai sumber, simak selengkapnya mengenai spesifikasi kapal jenis Fregat kelas Mogami.
1. Fregat Mogami, kapal siluman Jepang bertaji rudal

Kapal fregat kelas Mogami atau 30FFM adalah alutsista perang generasi baru, dirancang sebagai fregat multi-misi dengan kemampuan siluman (stealth), otomatisasi tinggi, dan persenjataan modern untuk menghadapi ancaman di kawasan Indo-Pasifik.
Kapal ini dikembangkan oleh Mitsubishi Heavy Industries bersama Mitsui Engineering and Shipbuilding untuk memperkuat armada Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF). Selain Jepang, fregat Mogami juga mulai menarik perhatian negara lain karena dinilai memiliki kombinasi ideal antara teknologi modern dan biaya operasional yang lebih efisien.
Desain Mogami mengutamakan fleksibilitas tempur. Kapal ini mampu menjalankan misi anti-kapal selam, peperangan permukaan, pertahanan udara, hingga operasi ranjau laut dalam satu platform.
2. Desain siluman dengan awak minim

Fregat Mogami memiliki tampilan futuristis dengan struktur sudut tajam untuk mengurangi pantulan radar lawan. Konsep stealth menjadi salah satu keunggulan utama kapal ini dibanding fregat generasi lama Jepang.
Berdasarkan data resmi Mitsubishi Heavy Industries, kapal ini memiliki bobot standar sekitar 3.900 ton dengan panjang mencapai 133 meter. Sementara bobot penuh tempurnya dapat mencapai sekitar 5.500 ton.
Menariknya, Mogami dirancang dengan tingkat otomatisasi tinggi sehingga hanya membutuhkan sekitar 90 awak kapal. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibanding banyak fregat modern lain yang biasanya memerlukan lebih dari 150 personel.
Sistem propulsinya menggunakan kombinasi CODAG (Combined Diesel and Gas), yakni dua mesin diesel MAN dan satu turbin gas Rolls-Royce MT30. Kombinasi tersebut memungkinkan kapal melaju dengan kecepatan lebih dari 30 knot atau sekitar 55 kilometer per jam.
3. Dipersenjatai rudal hingga sistem anti-kapal selam
Sebagai kapal multi-peran, Mogami dibekali persenjataan yang cukup lengkap. Di bagian depan terdapat meriam BAE Systems Mk 45 Mod 4 kaliber 127 mm yang dapat digunakan untuk menyerang target laut, udara, maupun darat.
Untuk pertahanan udara dan serangan jarak jauh, kapal ini dilengkapi sistem Vertical Launch System (VLS) Mk 41. Varian terbaru Mogami bahkan disebut memiliki kapasitas hingga 32 sel VLS untuk membawa rudal pertahanan udara dan rudal serang lainnya.
Selain itu, fregat ini membawa rudal anti-kapal Type 17, torpedo anti-kapal selam, serta sistem pertahanan jarak dekat SeaRAM guna menghadang rudal musuh.
Kemampuan anti-kapal selam Mogami juga diperkuat dengan sonar canggih OQQ-25 dan fasilitas pengoperasian helikopter maritim SH-60 Seahawk. Dengan kombinasi tersebut, Mogami mampu mendeteksi dan menyerang kapal selam lawan dari jarak jauh.
Kemampuan modern fregat Mogami membuat kapal ini mulai dilirik sejumlah negara. Australia bahkan telah menandatangani kerja sama pengadaan fregat Mogami yang telah dimodernisasi untuk memperkuat armada laut mereka.
Kapal ini dinilai cocok untuk menghadapi dinamika keamanan kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks. Selain memiliki teknologi modern, biaya operasional Mogami juga lebih rendah berkat sistem otomatisasi dan kebutuhan awak yang minim.
Di Indonesia, nama fregat Mogami juga sempat mencuat dalam berbagai pembahasan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL. Kapal ini dianggap menarik karena menawarkan kemampuan tempur tinggi dalam ukuran yang relatif ringkas.
Dengan desain siluman, rudal modern, hingga kemampuan anti-kapal selam yang mumpuni, fregat Mogami menjadi simbol transformasi kekuatan maritim Jepang di era peperangan laut modern.


















