TOP 5: TNI Gugur di Lebanon hingga Aturan WFH Diumumkan Hari Ini

- Pemerintah akan umumkan aturan kerja fleksibel WFH satu hari per minggu pada 31 Maret 2026, sebagai langkah efisiensi di tengah kenaikan harga minyak dunia.
- Mendagri Tito Karnavian minta kepala daerah mencari sumber pendapatan baru agar tidak perlu memecat pegawai PPPK akibat pembatasan anggaran belanja daerah.
- Seorang prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, dan Sekjen PBB António Guterres mengecam keras serangan yang menewaskan peacekeeper asal Indonesia tersebut.
Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut aturan fleksibilitas kerja berupa Kerja Dimana Saja (WFH) satu hari per minggu kemungkinan diumumkan resmi pada 31 Maret 2026, setelah rapat bersama Komisi II DPR RI.
Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tengah menyiapkan kebijakan WFH untuk ASN, pemda, dan sektor swasta sebagai langkah efisiensi di tengah tingginya harga minyak dunia.
Selain artikel di atas, hampir sepanjang Senin (30/3/2026), pembaca IDN Times, menyoroti artikel terkait pegawai PPPK yang terancam kena efisiensi di pemerintah daerah, prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, dan beberapa artikel menarik lainnya yang terangkum dalam #IndonesiaHariIni.
1. Mendagri sebut aturan soal ASN dan pegawai swasta WFH diumumkan besok
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut kebijakan fleksibilitas waktu kerja berupa work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan akan diumumkan besok, Selasa, 31 Maret 2026. Hal tersebut disampaikan Tito saat ditemui usai rapat bersama Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
2. PPPK terancam dipecat akibat APBD dipangkas, Mendagri minta Pemda kreatif
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menanggapi keluhan sejumlah kepala daerah terkait pembatasan belanja pegawai dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Tito meminta kepala daerah lebih kreatif cari pendapatan baru daripada memecat PPPK. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
3. CEK FAKTA: Benarkah dua kapal Pertamina sudah lewati Selat Hormuz?
Salah satu informasi yang dinanti oleh publik di tengah serangan militer Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran yakni kejelasan nasib dua kapal tanker milik PT Pertamina. Terbaru pada Sabtu (28/3/2026) Kementerian Luar Negeri menyampaikan perkembangan positif dari komunikasi dengan otoritas Iran. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
4. Sekjen PBB: Serangan tewaskan peacekeeper RI tak dapat diterima!
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, mengecam keras insiden yang menewaskan seorang personel pemelihara perdamaian asal Indonesia di Lebanon selatan. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
5. Kemenkes ungkap fakta 3 dokter internship meninggal, bukan overwork
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memaparkan kronologi tiga dokter internship yang meninggal dunia dalam rentang waktu berdekatan di lokasi berbeda. Hal ini merespons spekulasi di media sosial yang mengaitkan kematian para dokter muda tersebut dengan dugaan kelebihan beban kerja. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.

















