Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Respons Insiden yang Dialami Anies, Timnas: Masyarakat Akan Menjaga

Respons Insiden yang Dialami Anies, Timnas: Masyarakat Akan Menjaga
Kapten timnas pemenangan pasangan Anies-Muhaimin (AMIN), Muhammad Syaugi. (IDN Times/Trio Hamdani)

Jakarta, IDN Times - Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) menyikapi insiden yang dialami calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan ketika turun ke masyarakat.

Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi mengatakan, pada dasarnya capres dan cawapres telah diberikan pengawalan oleh pemerintah, untuk memastikan keamanan dan keselamatan kontestan pemilihan presiden (pilpres) 2024.

"Jadi, di pasangan 01 ini, khususnya capres dan cawapres sudah mendapatkan pengawalan dari pemerintah," kata dia dalam konferensi pers di Markas Pemenangan AMIN, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1/2024).

  1. 1. Timnas AMIN terus lakukan evaluasi terkait keselamatan capres-cawapresnya

    Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dipeluk paksa simpatisan hingga kacamata patah. (twitter.com/Chavesz08)
    Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dipeluk paksa simpatisan hingga kacamata patah. (twitter.com/Chavesz08)

    Meskipun capres-cawapres telah mendapatkan pengawalan dari pemerintah, Syaugi mengatakan pihaknya tetap akan memperkuat pengawalan terhadap Anies-Muhaimin, dengan tujuan mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

    "Keamanan tetap nomor satu. Jadi ini tiap hari kita adakan evaluasi," sebutnya.

  2. 2. Anies tetap ingin dekat dengan masyarakat

    Capres nomor urut satu, Anies Baswedan ketika berkampanye di Sumatera Barat pada 3 Januari 2024. (Dokumentasi tim media AMIN)
    Capres nomor urut satu, Anies Baswedan ketika berkampanye di Sumatera Barat pada 3 Januari 2024. (Dokumentasi tim media AMIN)

    Dia juga menekankan bahwa Anies memiliki keinginan untuk tetap dekat dengan masyarakat. Timnas AMIN pun berkeyakinan bahwa masyarakat akan turut serta menjaga keselamatan kedua pasangan calon nomor urut 1 itu.

    "Saya yakin masyarakat juga akan menjaga kepada dua pasang ini, antara Pak Anies dan Pak Muhaimin ini, selalu dijaga keselamatannya," ujar Syaugi.

  3. 3. Harap pemerintah proaktif mengamankan capres-cawapres hingga pemilihan

    Tangkapan layar saat Anies diduga dipukul pria menggunakan topi putih. (IDN Times)
    Tangkapan layar saat Anies diduga dipukul pria menggunakan topi putih. (IDN Times)

    Pihaknya berharap agar ke depannya pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, dapat memberikan dukungan dalam pengamanan selama proses pemilihan.

    Hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa semua pasangan calon dapat dijamin keamanan dan keselamatannya hingga pemilu dilaksanakan.

    "Mudah-mudahan ke depannya kita berharap pemerintah juga bisa membantu pengamanan ini baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat," tambahnya.

Related Articles

See More