Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Ucapan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo, Fahri: Instrospeksi Lah

Viral Ucapan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo, Fahri: Instrospeksi Lah
Saiful Mujani dalam program Bedah Politik bersama Saiful Mujani episode ‘Pemilih Nasdem Dukung Anies atau Ganjar?’ pada Sabtu (18/6/2022). (YouTube/SMRC TV).
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pernyataan Saiful Mujani viral karena dianggap ajakan menjatuhkan Presiden Prabowo, namun SMRC menegaskan video yang beredar tidak sesuai konteks ceramah aslinya.
  • Fahri Hamzah menegaskan pentingnya menjaga demokrasi konstitusional dan melarang tindakan inkonstitusional agar tidak menimbulkan kekacauan di tengah situasi global yang sensitif.
  • Fahri mengajak semua pihak untuk introspeksi dan tetap kompak mendukung pemerintahan Prabowo demi perbaikan bersama, sembari mengingatkan perlunya efisiensi serta penghematan dalam tata kelola negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Viral pernyataan Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, yang diduga berisi ajakan menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Peneliti senior SMRC, Saidiman Ahmad, menegaskan potongan video yang beredar di media sosial tidak sesuai konteks utuh.

"Di video full ceramahnya sebenarnya sudah terlihat konteksnya, Prof. Saiful melihat pemerintahan ini banyak masalah. Namun prosedur formal inpeachment Presiden melalui DPR tidak bisa berjalan karena semua partai menjadi partai pendukung pemerintah. Presiden juga terlihat susah menerima kritik. Karena masyarakat sipil perlu melakukan konsolidasi," ujar Saidiman kepada IDN Times, Senin (6/4/2026).

1. Fahri Hamzah sebut jangan sampai ada tindakan inkonstitusional berjalan

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Secara terpisah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, turut buka suara terakait pernyataan Saiful Mujani. Dia menyebut, jangan izinkan tindakan inkonstitusional berjalan.

"Jadi kita menyarankan agar kita bicara dalam konsep demokrasi konstitusional. Jangan kasih izin dan ruang kepada tindakan inkonstitusional. Sebab itu nanti berbahaya," kata dia.

Menurutnya, banyak tindakan inkonstitusional. Oleh karena itu, tidak boleh tindakan inkonstitusional itu berjalan.

"Kalau semua orang boleh mengizinkan terjadinya tindakan inkonstitusional, ya negara kita lagi kayak begini, dunia lagi kacau, kita lagi memerlukan kesepahaman dan kesepakatan, harusnya kita bicara dalam wadah konstitusional," kata dia.

2. Jangan sampai terjadi kekacauan

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Fahri Hamzah kemudian mengingatkan jangan sampai kekacauan kembali terjadi di Indonesia. Menurutnya, pertanggungjawaban negara tidak hanya ditanggung oleh Presiden.

"Dalam sistem konstitusi kita, Presiden itu bukan satu-satunya. Ada cabang-cabang kekuasaan yang lain yang juga bisa ditagih sebagai bagian daripada tanggung jawab kolektif negara kepada masyarakat," ucap dia.

3. Fahri Hamzah minta instrospeksi

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan itu, Fahri Hamzah meminta introspeksi kepada semua pihak yang ingin Presiden Prabowo turun jabatan sebelum waktunya.

"Ya, tolong introspeksi jugalah ya. Dunia lagi tidak mengizinkan kita untuk macam-macam lah ya. Dunia lagi memerlukan kita untuk kompak bersatu, apalagi kalau kita bicara Pak Prabowo, kan tidak ada niatnya yang tidak baik. Semua ini kan untuk masyarakat. Tapi kalau beliau bilang ada penghematan dan sebagainya, ya itu kita adjust lah. Kan memang faktanya juga ada banyak kebocoran dan keborosan di mana-mana dan itu saja yang kita perlu perbaiki, kan baik semua niat itu," ujar Fahri.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More