13 Potret Memilukan Bencana Banjir di Turki yang Tewaskan 27 Orang

Jakarta, IDN Times - Hujan lebat yang melanda wilayah pesisir utara Turki, tepatnya di dekat Laut Hitam, berubah menjadi petaka. Hujan deras telah berlangsung selama beberapa hari, memicu banjir dan longsor yang berdampak ke beberapa provinsi utara Turki.
Selain banjir, Turki masih menghadapi kebakaran hutan yang dahsyat di bagian selatan, di daerah Anatolia. Saat ini upaya memadamkan api sudah mendapat kemajuan dan lebih dari 200 titik kebakaran berhasil dikendalikan.
Banjir di bagian utara Turki telah membuat setidaknya 17 orang meninggal dan satu orang hilang, menurut Associated Press. Banyak mobil yang tersapu air, bangunan runtuh, jembatan ambrol dan orang-orang terjebak di atap rumah.
Berikut ini 13 potret yang memilukan dari bencana banjir di Turki bagian utara.
1. Banjir di Turki utara paling parah melanda empat provinsi di pesisir Laut Hitam yakni Bartin, Kastamonu, Sinop dan Samsun mulai Rabu (11/8/2021)

2. Tim tanggap darurat bencana Turki (AFAD) menemukan enam mayat di provinsi Kastamonu dan pada Kamis (12/8/2021) menemukan kembali sembilan mayat di kota Bozkurt, kota terdampak paling parah

3. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan belasungkawa yang mendalam untuk 17 keluarga korban dan ia menunda perayaan partai pada Sabtu (14/8/2021) karena bencana yang terjadi beberapa hari terakhir

4. Lebih dari 1.400 orang dievakuasi, beberapa dengan helikopter dan kapal. Sekitar 740 orang ditampung di asrama mahasiswa, kata AFAD dalam sebuah pernyataan.

5. Banyak mobil terseret arus air, rusak dan sekarang bercampur dengan lumpur.

6. AFAD juga menjelaskan infrastruktur listrik rusak, sekitar 330 desa tanpa listrik. Lima jembatan runtuh dan banyak lainnya rusak.

7. Kota Bozkurt di Provinsi Kastamonu sebagian besar digenangi air. Beberapa bangunan runtuh dan rusak. 15 orang tewas ditemukan di kota ini.

8. Salah satu korban banjir bernama Arife Unal yang berusia 85 tahun diketahui hilang di provinsi Bartin dan masih dalam pencarian. Dua orang tewas dilaporkan di provinsi Sinop.

9. Mengutip The Guardian, Menteri Dalam Negeri, Suleyman Soylu, mengatakan air telah melonjak dengan ketinggian tiga atau empat meter di beberapa daerah yang dilanda banjir di Kastamonu.

10. Menurut Menteri Pertanian dan Kehutanan, Turki sedang menghadapi bencana yang belum pernah terjadi dalam 50-100 tahun

11. Pihak berwenang Turki mengatakan lebih dari 1.000 personel penyelamat dikerahkan untuk menolong dan membantu proses evakuasi.

12. Tim sukarelawan Palang Merah Turki dikerahkan untuk membantu memberikan air bersih dan menyediakan makanan panas untuk korban yang terdampak banjir.

13. Data AFAD, lebih dari 895 pekerja bantuan berada di Bartin, 2.333 di Kastamonu, dan 1.532 di Sinop dan mereka sedang bekerja membantu korban terdampak banjir.

Operasi pencarian korban banjir di Turki bagian utara terus berlanjut. Dalam laporan Anadolu, media resmi pemerintah Turki, hingga Jumat (13/8/2021) pukul satu siang waktu setempat, korban meninggal yang ditemukan bertambah.
Kini jumlah korban sebanyak 27 orang. Sebanyak 25 orang ditemukan di Kostomanu dan dua orang lainnya di Sinop. Di Bartin, satu orang yang hilang belum diketemukan.
Turki bagian utara di pesisir Laut Hitam adalah lokasi yang sering dilanda banjir ketika musim panas. Tahun lalu, sedikitnya lima orang tewas dalam banjir bandang di wilayah tersebut.


















