Hotel Ikonik Dubai Burj Al Arab Kebakaran Terkena Serpihan Drone Iran

- Hotel Burj Al Arab di Dubai terbakar akibat serpihan drone Iran yang ditembak jatuh, namun api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
- Selain Burj Al Arab, Bandara Internasional Dubai, Pelabuhan Jebel Ali, dan Fairmont The Palm juga terdampak serangan udara dengan empat orang dilaporkan terluka.
- Serangan ini merupakan balasan Iran atas operasi militer “Epic Fury” AS-Israel, memicu ketegangan besar di Timur Tengah dan meningkatkan kewaspadaan regional.
Jakarta, IDN Times - Hotel ikonik Burj Al Arab di Dubai dilaporkan mengalami kebakaran pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Insiden ini terjadi di tengah gelombang serangan balasan Iran terhadap aset-aset sekutu Amerika Serikat di wilayah Teluk.
Kantor Media Dubai (Dubai Media Office) mengonfirmasi kebakaran yang terjadi di fasad luar hotel mewah berlantai 60 itu. Kebakaran diduga disebabkan oleh serpihan drone yang berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara.
Meskipun api sempat terlihat membumbung di bagian luar gedung, tim Pertahanan Sipil segera menjinakkan si jago merah. Otoritas setempat melaporkan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden khusus di Burj Al Arab.
“Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa drone tersebut berhasil dicegat, dan puing-puingnya menyebabkan kebakaran kecil... tidak ada cedera yang dilaporkan," tulis pernyataan resmi Kantor Media Dubai dikutip dari The Independent, Minggu (1/3/2026).
Table of Content
1. Bandara Dubai diserang, 4 orang terluka

Kepulan asap membubung dari pelabuhan Jebel Ali menyusul serangan Iran yang dilaporkan terjadi di Dubai, Uni Emirat Arab pada 1 Maret 2026. Ledakan baru terdengar di seluruh kota-kota Teluk Dubai, Doha, dan Manama pada Minggu pagi setelah sehari sebelumnya Iran melakukan serangan di wilayah tersebut sebagai balasan atas serangan AS dan Israel. (FADEL SENNA/AFP) Burj Al Arab bukan satu-satunya sasaran. Serangan udara pada hari Sabtu tersebut juga menyebabkan kerusakan di beberapa titik lain di Dubai. Salah satunya, Bandara Internasional Dubai.
Sebanyak empat orang dilaporkan terluka akibat sebuah insiden di area bandara.
Kemudian, Pelabuhan Jebel Ali juga terbakar akibat jatuhnya puing-puing intersepsi udara. Dan terakhir, kebakaran di Fairmont The Palm. Kebakaran terjadi di luar hotel mewah yang terletak di kawasan elit Palm Jumeirah tersebut.
2. Buntut serangan "Epic Fury" AS-Israel ke Iran

Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar UGC yang diposting di media sosial pada 28 Februari 2026 dan diverifikasi oleh tim AFPTV di Paris, menunjukkan orang-orang memeriksa kerusakan di lokasi dampak setelah serangan AS dan Israel di Teheran, Iran. (VARIOUS SOURCES/AFP) Kekacauan di Dubai ini merupakan balasan Iran atas operasi militer gabungan AS dan Israel yang dinamakan "Epic Fury". Sebelumnya pada Sabtu pagi, Presiden Donald Trump mengumumkan serangan besar-besaran untuk menghancurkan program nuklir Iran.
Dalam pengumumannya, Trump juga mengklaim kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
3. Timur Tengah di ambang perang besar

Kombinasi cuplikan video yang diambil dari gambar buatan pengguna (UGC) yang diunggah di media sosial pada 28 Februari 2026, dan diverifikasi oleh tim AFPTV di Paris, menunjukkan adanya ledakan yang dilaporkan di Tehran. (VARIOUS SOURCES/AFP) Iran menyatakan, seluruh pangkalan dan fasilitas AS serta Israel di wilayah tersebut kini menjadi target militer yang sah. Selain di Uni Emirat Arab, serangan balasan Iran juga dilaporkan menyasar Bahrain, Kuwait, dan Qatar, yang memicu kekhawatiran akan pecahnya perang regional yang lebih luas.
Hingga saat ini, situasi di Dubai dilaporkan mulai terkendali namun penjagaan ketat terus dilakukan mengingat ancaman serangan susulan yang masih mungkin terjadi.





















