Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jerman-Polandia Sepakati Perjanjian Pertahanan Lawan Rusia

Jerman-Polandia Sepakati Perjanjian Pertahanan Lawan Rusia
ilustrasi bendera Jerman (unsplash.com/iamateapot)
Intinya Sih
  • Jerman dan Polandia menandatangani perjanjian pertahanan baru untuk memperkuat kerja sama militer, keamanan siber, serta operasi di Laut Baltik di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Eropa Timur.
  • Pemerintah Jerman menegaskan komitmennya membela setiap wilayah NATO dari potensi serangan Rusia dan berperan aktif menjaga stabilitas keamanan di Eropa Timur bersama Polandia.
  • Sebagai simbol rekonsiliasi sejarah, Jerman mengembalikan artefak yang dijarah saat Perang Dunia II kepada Polandia sebagai bentuk tanggung jawab atas kejahatan masa lalu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Jerman dan Polandia menyetujui perjanjian pertahanan dan keamanan baru pada Rabu (17/6/2026). Perjanjian ini ditetapkan di tengah perayaan perjanjian persahabatan kedua negara yang ke-35 tahun. 

Pada 1991, Jerman dan Polandia sudah menandatangani Perjanjian Tetangga Jerman-Polandia. Perjanjian itu berfungsi untuk meningkatkan hubungan baik antara Polandia usai runtuhnya rezim komunisme dan reunifikasi Jerman. 

1. Perjanjian pertahanan disetujui imbas situasi terkini

suasana perbatasan Polandia-Jerman
suasana perbatasan Polandia-Jerman (unsplash.com/skajpel)

Menteri Pertahanan (Menhan) Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz bertemu dengan Menhan Jerman, Boris Pistorius untuk membahas pembaruan perjanjian pertahanan. Keduanya setujui memperbarui kerangka kerja sama pertahanan soal latihan gabungan, mobilisasi militer, infrastruktur logistik, keamanan siber, dan kerja sama di Laut Baltik. 

“Persetujuan ini ditetapkan menyusul situasi terkini untuk pertahanan dan berfungsi untuk mengorganisir operasional di tengah situasi keamanan di Eropa Timur dan Tengah,” terangnya, dikutip dari TVP World.

Kosiniak-Kamysz mengucapkan terima kasih kepada Jerman karena bersedia meningkatkan perannya dalam memperkuat pertahanan timur NATO. Termasuk dengan menerjunkan pesawat jet Eurofighter ke Malbork, Polandia. 

2. Jerman berniat mengambil peran dalam keamanan Eropa Timur

bendera Jerman (pexels.com/luna-groothedde)
bendera Jerman (pexels.com/luna-groothedde)

Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul mengatakan bahwa negaranya akan memperkuat militer dan siap mempertahankan Eropa Timur. Menurutnya, Jerman sudah siap untuk membantu jika ada serangan dari Rusia

“Jika teritori NATO diserang dan dalam kasus ini, mengenai Rusia, maka tentara Jerman akan langsung mempertahankan setiap centimeter dari teritori NATO. Ini adalah sebuah komitmen dan sudah sangat jelas,” tuturnya, dilansir dari DPA International.

Wadephul menyebut, kerja sama pertahanan dengan Polandia ini merefleksikan tugas yang sama untuk melindungi Eropa Timur. Ia menyebut, Jerman tidak akan membiarkan Eropa dipecah belah oleh Rusia. 

3. Jerman kembalikan artefak yang dijarah dari Polandia saat Perang Dunia II

ilustrasi bendera Polandia
ilustrasi bendera Polandia (unsplash.com/egorkomarov)

Pada saat yang sama, Jerman mengembalikan artefak bersejarah yang dijarah pada masa pendudukan Nazi Jerman saat Perang Dunia II. Pengembalian ini dilakukan dalam kerangka Forum Jerman-Polandia di Berlin. 

Dilansir UNN, Menteri Kebudayaan Jerman, Wolfram Weimer mengatakan bahwa transfer artefak ini menjadi gestur penting pengakuan ketidakadilan bersejarah. Pengembalian ini sebagai bentuk penghormatan kepada Polandia dan bukti tanggung jawab Jerman atas kejahatan di masa lalu. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More