Melania Trump Sebut Gencatan Senjata Sukses Evakuasi 800 Warga Oleshky

- Gencatan senjata lokal Rusia-Ukraina di Oleshky selama 27 Oktober-1 November memungkinkan evakuasi hampir 800 warga serta pembersihan ranjau di kota yang diduduki Rusia.
- Melania Trump menyatakan gencatan senjata berakhir sukses dan mengapresiasi kerja sama Rusia-Ukraina, dengan harapan inisiatif tersebut menjadi fondasi perdamaian jangka panjang.
- Presiden Volodymyr Zelenskyy berterima kasih kepada Melania Trump, sementara komisaris HAM kedua negara sepakat mengupayakan perpanjangan misi kemanusiaan ke wilayah darurat Ukraina lainnya.
Jakarta, IDN Times - Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump mengatakan bahwa gencatan senjata Oleshky sukses pada Senin (2/11/2026). Ia menyebut, gencatan senjata ini berhasil mengevakuasi hampir 800 warga ke lokasi yang aman dan mereka kehendaki.
Gencatan senjata lokal di Oleshky disetujui oleh Rusia dan Ukraina dan berlangsung selama 6 hari, mulai 27 Oktober hingga 1 November. Langkah ini sebagai bagian misi kemanusiaan untuk mengevakuasi warga dan membersihkan ranjau di kota yang diduduki Rusia tersebut.
1. Melania mengapresiasi Rusia dan Ukraina

ilustrasi bendera Rusia (pixabay.com/michel_van_der_vegt) Melania mengungkapkan bahwa gencatan senjata lokal di Oleshky resmi berakhir. Ia menekankan bahwa gencatan senjata tersebut sukses digelar dan penting dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak perang selama bertahun-tahun.
“Atas nama Amerika, saya mengucapkan apresiasi saya kepada Rusia dan Ukraina atas kepemimpinan dan kerja samanya mengenai gencatan senjata di Oleshky. Saya berharap Oleshky dapat menjadi pondasi perdamaian jangka panjang antara kedua negara,” katanya, dikutip dari UNN.
2. Zelenskyy ucapkan terima kasih kepada Melania Trump

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (president.gov.ua) Usai berakhirnya gencatan senjata, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengucapkan terima kasih kepada Melania Trump. Ia menyatakan dukungan untuk melanjutkan inisiatif gencatan senjata di negaranya.
Dilansir Ukrinform, presiden Ukraina keenam itu menekankan bahwa inisiatif dari Melania ini menjadi pertama yang disetujui Rusia. Sebab, selama ini rusia tidak pernah menyetujui gencatan senjata, baik gencatan senjata energi, laut, atau di area lainnya.
3. Komisaris HAM Ukraina dan Rusia setuju perpanjangan misi kemanusiaan

suasana Sungai Dnipro di Kherson, Ukraina (unsplash.com/davidgor) Pada hari yang sama, Komisaris HAM Ukraina, Dmytro Lubinets dan Komisaris HAM Rusia, Yana Lantratova setuju menghubungi kembali Melania Trump untuk memperpanjang misi kemanusiaan. Nantinya, misi kemanusiaan akan dilanjutkan di area darurat lain di Ukraina.
Sebagaimana dilansir dari Ukrainska Pravda, Lubinets mengatakan bahwa proposal bersama antara Rusia dan Ukraina ini untuk melanjutkan kesuksesan gencatan senjata di Oleshky. Ia berharap gencatan senjata tidak hanya ada di Kherson Oblast.




















