Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Melania Trump akan Pimpin Sidang DK PBB, Soal Apa?

Melania Trump akan Pimpin Sidang DK PBB, Soal Apa?
melania trump (wikimedia commons)
Intinya Sih
  • Melania Trump akan memimpin sidang Dewan Keamanan PBB pada 2 Maret, menjadi Ibu Negara AS pertama yang masih menjabat memimpin forum keamanan global tersebut.
  • Sidang bertema “Children, Technology, and Education in Conflict” ini membahas hubungan antara anak-anak, teknologi, dan pendidikan di wilayah konflik untuk mendukung perdamaian dunia.
  • Amerika Serikat memegang Presidensi DK PBB selama Maret, memberi kewenangan menetapkan agenda dan memimpin sidang yang dihadiri para duta besar serta pemangku kepentingan internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump, dijadwalkan memimpin sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pekan depan. Agenda tersebut menjadi momen pertama dalam sejarah seorang Ibu Negara Amerika Serikat yang masih menjabat mengambil peran memimpin forum tertinggi keamanan global itu.

Informasi tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi. Sidang bertajuk Children, Technology, and Education in Conflict dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret 2026 nanti ketika Amerika Serikat memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB untuk periode Maret 2026.

"Kepemimpinan Ibu (Melania) Trump akan menandai pertama kalinya seorang Ibu Negara AS yang masih menjabat memimpin Dewan Keamanan ketika para anggota membahas isu pendidikan, teknologi, perdamaian, dan keamanan," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Anadolu, Jumat (27/2/2026).

1. Fokus pada anak, teknologi dan pendidikan

WhatsApp Image 2025-09-26 at 13.19.06 (3).jpeg
Ilustrasi Sidang Dewan Keamanan PBB. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Dalam sidang tersebut, Melania Trump akan memegang palu sidang sebagai perwakilan Amerika Serikat yang tengah menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB. Dia disebut akan menekankan pentingnya pendidikan dalam membangun toleransi dan mendukung perdamaian global.

Tema yang diangkat, Children, Technology, and Education in Conflict, menyoroti keterkaitan antara anak-anak, perkembangan teknologi, serta akses pendidikan di wilayah konflik.

Isu tersebut akan dibahas bersama para anggota Dewan Keamanan serta pemangku kepentingan internasional yang hadir dalam forum tersebut.

2. Sidang dihadiri para duta besar

WhatsApp Image 2025-09-26 at 13.19.06.jpeg
Sidang Dewan Keamanan PBB. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Sidang itu dijadwalkan dihadiri oleh utusan dari negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB. Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Mike Waltz, juga akan hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, sejumlah pemangku kepentingan internasional turut dijadwalkan menghadiri sidang demi membahas isu yang telah ditetapkan dalam agenda.

Kehadiran Melania Trump dalam kapasitas memimpin sidang menandai keterlibatan langsung Ibu Negara dalam forum multilateral tingkat tinggi.

3. AS pegang Presidensi DK PBB pada Maret

Bendera Amerika Serikat sedang berkibar.
potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Brett Sayles)

Presidensi Dewan Keamanan PBB dipegang secara bergilir setiap bulan oleh salah satu dari 15 negara anggotanya, berdasarkan urutan abjad dalam bahasa Inggris. Inggris memegang jabatan tersebut sebelum Amerika Serikat, yang akan mengambil alih pada Maret.

Dalam periode presidensinya, negara yang menjabat memiliki kewenangan untuk menetapkan agenda dan memimpin jalannya sidang Dewan Keamanan.

Dengan agenda yang berfokus pada anak, teknologi, dan pendidikan di wilayah konflik, sidang mendatang akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dipimpin AS selama masa presidensinya di Dewan Keamanan PBB.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More