Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cegah Wabah, 9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Akan Jalani Skrining

Cegah Wabah, 9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Akan Jalani Skrining
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Sembilan WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang sempat diculik tentara Israel tiba di Indonesia dan disambut Menlu Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta.
  • Kementerian Kesehatan melakukan skrining kesehatan terhadap para aktivis untuk mendeteksi penyakit berpotensi wabah, dengan rujukan ke rumah sakit bila ditemukan gejala.
  • Menlu Sugiono mengecam tindakan penculikan oleh tentara Israel terhadap aktivis kemanusiaan, menegaskan hal itu sebagai pelanggaran hukum internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) yang diculik tentara akan menjalani pemeriksaan kesehatan saat tiba di Indonesia.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan skrining kesehatan terhadap penyakit berpotensi kejadian luar biasa (KLB)/wabah akan dilaksanakan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

"Jika ada yang bergejala dan mengarah ke penyakit potensi KLB/wabah maka akan dilakukan rujukan ke RS rujukan yang ditetapkan dan dilakukan pengambilan spesimen," ucapnya saat dikonfirmasi IDN Times, Minggu (24/5/2025).

1. Lakukan pemantauan kesehatan mandiri

Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Aji mengatakan, apabila ditemukan masalah kesehatan atau kedaruratan medis, akan dilakukan stabilisasi dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditetapkan.

"Jika keadaan sehat dan tidak ditemukan gejala mengarah ke penyakit potensi KLB/Wabah, maka dapat melanjutkan pemantauan kesehatan mandiri dan menerapkan protokol kesehatan (PHBS), apabila sakit/bergejala agar segera berobat ke fasilitas kesehatan setempat," katanya.

2. Sembilan aktivis yang diculik Israel tiba di Indonesia

Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Sembilan WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang sempat diculik tentara Israel tiba di Indonesia dan disambut Menlu Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta.

Pantauan IDN Times di lokasi, mereka keluar dari pintu kedatangan pada pukul 16.24 WIB dengan didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattiri beserta pimpinan-pimpinan Global Sumud Flotilla dari Indonesia.

"Pada hari ini kita menerima kembali kedatangan saudara-saudara kita relawan Global Sumud Flotilla yang kita ketahui pada tanggal 18 yang lalu itu ditahan oleh tentara Israel yang kemudian berkat dari izin Tuhan Yang Maha Kuasa, kemudian upaya kita untuk berkoordinasi bagian dari upaya-upaya negosiasi mengembalikan GSF yang lain," kata Menlu Sugiono.

3. Sugiono kecam penculikan aktivis

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono (IDN Times/M. Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono mengecam penculikan aktivis Global Sumud Flotilla dan Global Peace Convoy yang dilakukan oleh tentara Israel. Ia pun menyebut bahwa hal tersebut jelas merupakan pelanggaran hukum internasional.

"Mereka adalah masyarakat sipil yang mengusahakan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita di Palestina," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More