Situasi Iran-AS Memanas, KBRI Imbau WNI di Qatar Tetap di Rumah

- KBRI Qatar mengimbau seluruh WNI untuk tetap di rumah menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat pada Sabtu, 28 Februari 2026.
- Dubes RI Syahda Guruh Langkah Samudera memastikan belum ada laporan WNI terdampak dan menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dengan KBRI.
- Serangan besar AS dan Israel terhadap Iran menyebabkan korban tewas di sekolah dasar putri di Minab mencapai 51 orang, dengan 60 lainnya terluka.
Jakarta, IDN Times - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) mengeluarkan imbauan kepada WNI di Qatar agar tetap berada di rumah. Hal itu seiring mulai memanasnya situasi Iran dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).
"KBRI telah keluarkan peringatan untuk warga agar memerhatikan imbauan pemerintah setempat di mana diminta untuk stay home dulu khususnya hari ini (Sabtu (28/2/2026). KBRI juga mengaktifkan hotline," ujar Dubes RI untuk Qatar, Syahda Guruh Langkah Samudera kepada IDN Times.
KBRI Qatar juga memastikan tak ada WNI yang terdampak seiring memanasnya situasi Iran dan AS. KBRI Qatar pun mengimbau agar jaringan komunikasi antara kelompok masyarakat dan KBRI tetap terjaga.
"Sejauh ini belim ada laporan ada warga yanv terdampak. Dengan jaring komunikasi antara warga melalui kelompok masyarakat dengan KBRI, mudah-mudahan apabila ada perlu tindakan KBRI akan bisa tertangani," kata Syahda.
Jumlah korban tewas dalam serangan Israel terhadap sekolah dasar putri di kota Minab, Iran selatan, meningkat menjadi 51 orang. Sementara itu, 60 orang lainnya terluka, menurut kantor berita IRNA.
AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap target di seluruh Iran pada Sabtu, dan Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan.
















