Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ukraina Desak Rusia Hentikan Terorisme Nuklir usai Tragedi Chernobyl

Ukraina Desak Rusia Hentikan Terorisme Nuklir usai Tragedi Chernobyl
Monumen Peringatan Chernobyl di Ukraina. (Kolpaky, CC0, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingati 40 tahun tragedi Chernobyl dan menegaskan fasilitas nuklir harus kembali di bawah kendali operator Ukraina demi keamanan nasional.
  • Zelenskyy mengecam serangan drone Rusia di area Chernobyl serta menuduh Moskow menargetkan PLTN Zaporizhzhia yang telah mengalami pemadaman berulang sejak dikuasai Rusia.
  • Pihak Rusia melalui Kepala Rosatom menyatakan Chernobyl kini aman, sementara warga Ukraina mengenang tragedi 1986 dengan momen hening dan berbagai kegiatan seni di Kiev.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengadakan kunjungan ke Museum Nasional Chernobyl untuk memperingati 40 tahun insiden nuklir Chernobyl. Ia mengaku tidak menerima legitimasi Rusia dan fasilitas nuklir.  

“Ini sudah jelas, dalam memastikan keamanan, pembangkit listrik harus kembali dalam manajemen operator Ukraina,” terangnya, dikutip dari DPA International, Senin (27/4/2026). 

Zelenskyy juga memublikasikan video peringatan 40 tahun bencana nuklir terburuk dalam sejarah manusia. Ia menyerukan penghormatan kepada seluruh korban dalam insiden Chernobyl. 

1. Kecam serangan Rusia di Chernobyl

Zelenskyy mengungkapkan kecaman terhadap serangan drone Rusia yang mengenai struktur kubah di sekitar Chernobyl pada Februari 2025. Kubah tersebut yang mencegah penyebaran radioaktif. 

“Dua struktur tersebut yang melindungi penyebaran radioaktif dan kontaminasi. Perawatan dan perlindungan dari penyebaran radioaktif ini adalah kepentingan dari semua orang,” katanya, dilansir dari TVP World.

Menurutnya, Rusia berniat membawa bencana buatan manusia kembali terjadi di Ukraina. Ia mendesak agar dunia tidak memperbolehkan kembalinya terorisme nuklir terjadi. 

2. Zelenskyy sebut Rusia menargetkan PLTN Zaporizhzhia

Pada saat yang sama, Zelenskyy mengungkapkan bahwa Rusia berniat menargetkan PLTN Zaporizhzhia. Menurutnya, Rusia sudah memasang ranjau di sekelilingnya dan menyimpan senjata di PLTN terbesar di Eropa tersebut. 

Dilansir Ukrinform, Presiden Ukraina keenam itu mengatakan, PLTN itu sudah mengalami pemadaman selama 14 kali selama berada di bawah Rusia. Tindakan tidak bertanggung jawab Rusia berisiko pada keamanan seluruh rakyat Ukraina. 

3. Rusia memastikan bahwa Chernobyl sudah aman

Kepala Rosatom, Alexey Likhachev mengatakan, PLTN Chernobyl saat ini sudah aman. Ia mengapresiasi kerja keras lebih dari 600 ribu teknisi, tentara, pemadam kebakaran, pekerja konstruksi, dan dokter dari seluruh Uni Soviet. 

Di sisi lain, seluruh warga di Ukraina memperingati bencana nuklir pada 1986 tersebut. Mereka memperingatinya dengan momen hening, dan menonton sejumlah pertunjukan seni, seperti pameran, konser, dan film. 

Wali Kota Kiev, Vitaly Klitschko mengatakan bahwa lebih dari 62 ribu korban bencana Chernobyl pindah ke Kiev. Ia mengundang ribuan korban terdampak Chernobyl untuk memberikan apresiasi. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Related Articles

See More