Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usai 41 Tahun, Trump Izinkan Penerbangan Langsung AS ke Lebanon

3 min read
Usai 41 Tahun, Trump Izinkan Penerbangan Langsung AS ke Lebanon
ilustrasi pesawat. (unsplash.com/Artturi Jalli)
  • Presiden Donald Trump mencabut larangan penerbangan langsung AS-Lebanon yang berlaku 41 tahun melalui Perintah Presiden 2026-25, setelah AS menilai keamanan penerbangan sipil Lebanon memenuhi standar internasional.
  • Larangan diberlakukan sejak pembajakan TWA Penerbangan 847 pada 1985; meski dekret lama dibatalkan, penerbangan komersial masih menunggu inspeksi teknis bandara, pemeriksaan penumpang, dan keselamatan.
  • Keputusan ini menindaklanjuti permintaan Presiden Joseph Aoun kepada Trump; Middle East Airlines menyiapkan rute Beirut-New York, sementara Lebanon memperkuat infrastruktur dan kerja sama verifikasi keamanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi mencabut larangan penerbangan langsung antara AS dan Lebanon yang telah berlaku selama 41 tahun, Sabtu (10/10/2026). Kebijakan ini tertuang dalam Perintah Presiden 2026-25 yang ditandatangani Trump pada akhir September lalu.

Pemerintah AS menilai sistem keamanan penerbangan sipil Lebanon saat ini sudah memenuhi standar internasional. Presiden Lebanon Joseph Aoun menyambut baik keputusan AS dan menegaskan komitmen negaranya dalam menjaga keamanan operasional bandara.

  1. 1. Larangan berlaku sejak pembajakan pesawat TWA pada 1985

    ilustrasi bandara
    ilustrasi bandara (unsplash.com/Ivan Shimko)

    Pemerintah AS membekukan penerbangan langsung ke Lebanon pada 1985 di bawah kepemimpinan Presiden Ronald Reagan. Langkah ini diambil setelah pesawat TWA Penerbangan 847 dibajak oleh kelompok bersenjata saat perang saudara Lebanon. Peristiwa tersebut menewaskan seorang personel militer AS dan memicu kekhawatiran terhadap keamanan bandara di Beirut.

    Washington kemudian memperketat pembatasan itu melalui empat dekret kepresidenan yang diterbitkan pada 1985, 1992, 1998, dan 2007. Melalui kebijakan terbaru, Trump membatalkan seluruh dekret lama itu dan memerintahkan Departemen Transportasi AS untuk segera mencabut aturan yang menghambat penerbangan.

    "Pembatasan tersebut tidak lagi diperlukan untuk menjamin keamanan pesawat yang melayani penerbangan ke atau dari Lebanon, serta untuk melindunginya dari pembajakan," tulis Trump dalam memorandum kepresidenan, dilansir Arab News.

    Kendati demikian, penerbangan komersial belum dapat beroperasi dalam waktu dekat. Otoritas AS masih harus menyelesaikan inspeksi teknis terhadap fasilitas bandara, prosedur pemeriksaan penumpang, dan sistem keselamatan penerbangan di Lebanon.

  2. 2. Hasil tindak lanjut pertemuan Aoun dan Trump di Washington

    Presiden Lebanon Joseph Aoun
    Presiden Lebanon Joseph Aoun (Republic of Lebanon, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

    Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden Aoun dan Trump di Gedung Putih pada Juli. Dalam kunjungan tersebut, Aoun secara khusus meminta pemerintah AS memulihkan rute udara langsung guna meningkatkan konektivitas Lebanon.

    "Keputusan ini mencerminkan kepercayaan terhadap langkah pemerintah Lebanon dalam menjamin keselamatan penerbangan sipil, melindungi lalu lintas udara di Beirut, dan meningkatkan keamanan penerbangan internasional," sebut Kantor Kepresidenan Lebanon melalui media sosial X, dilansir The New Arab.

    Presiden Aoun memastikan bahwa Lebanon akan terus memprioritaskan keamanan di Bandara Internasional Rafic Hariri. Pemerintah Lebanon juga siap bekerja sama dengan otoritas transportasi AS untuk mempercepat proses verifikasi keselamatan.

  3. 3. Maskapai Lebanon menyiapkan rute Beirut-New York

    bendera Lebanon
    bendera Lebanon. (unsplash.com/Charbel Karam)

    Maskapai nasional Lebanon, Middle East Airlines, kini bersiap mengoperasikan penerbangan langsung rute Beirut menuju New York. Pihak maskapai mengonfirmasi telah menyiapkan armada pesawat jarak jauh untuk melayani jalur melintasi Samudra Atlantik.

    Pemulihan ini diperkirakan akan memberi dampak positif bagi perekonomian Lebanon yang sedang dilanda krisis. Layanan tersebut dapat memangkas waktu tempuh bagi komunitas diaspora Lebanon di kawasan Amerika Utara yang selama ini harus transit melalui Eropa. Akses penerbangan langsung juga diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan serta memperlancar aliran investasi ke Beirut.

    Pemerintah Lebanon saat ini juga giat membenahi infrastruktur penerbangan di dalam negeri. Otoritas transportasi berencana mengoperasikan kembali Bandara Rene Mouawad di wilayah utara untuk rute komersial internasional mulai pertengahan November mendatang. Selain membuka bandara kedua, pemerintah Lebanon menargetkan peluncuran dua maskapai penerbangan baru pada tahun depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More