Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Xi Jinping Pecat 19 Pejabat Tinggi China, Kenapa?

Xi Jinping Pecat 19 Pejabat Tinggi China, Kenapa?
potret Presiden China, Xi Jinping (commons.wikimedia.org/Presidential Executive Office of Russia)
Intinya Sih
  • Presiden Xi Jinping memecat 19 pejabat tinggi China, termasuk sembilan dari militer, tanpa penjelasan resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut.
  • Pemecatan ini diduga bagian dari kampanye antikorupsi yang telah dijalankan Xi sejak 2013, meski kebijakan itu kerap dikritik sebagai alat politik.
  • Sejak 2022, sekitar 47 jenderal militer telah diberhentikan, menimbulkan kekhawatiran soal stabilitas dan kesiapan militer China ke depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden China, Xi Jinping, dilaporkan telah memecat 19 pejabat tinggi negara. Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya merupakan pejabat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Dari 9 pejabat militer yang dipecat, 5 di antaranya merupakan jenderal berpangkat tinggi.

Kelima jenderal tersebut terdiri dari Komisaris Politik Pasukan Pendukung Informasi Li Wei, Komandan Angkatan Darat Darat Li Qiaoming, mantan Komandan Angkatan Laut Shen Jinlong, mantan Komisaris Politik Angkatan Laut Qin Shengxiang, dan mantan Komisaris Politik Angkatan Udara Yu Zhongfu.

Pemecatan ini dilakukan pada Kamis (26/2/2026). Namun, Pemerintah China tidak memberi informasi detail soal alasan dibalik pemecatan tersebut.

1. Pemecatan dilakukan diduga untuk memberantas korupsi di China

Uang yang dikorupsi.
ilustrasi korupsi (unsplash.com/Bermix Studio)

Meski begitu, pemecatan ini ditengarai sebagai upaya Presiden Xi untuk memberantas korupsi di China. Sebab, sejak mulai memimpin Negeri Tirai Bambu pada 2013, Xi mulai melakukan kebijakan antikorupsi yang masif. 

Melalui kebijakan ini, Xi kerap memecat pejabat yang berpotensi atau terindikasi melakukan korupsi. Bahkan, Xi juga tidak segan untuk mengeksekusi mati mereka yang terbukti menghabiskan uang negara untuk kepentingan pribadi.

Namun, kebijakan antikorupsi yang digagas oleh Xi ini menuai banyak kritik. Sebab, para pengamat menilai kebijakan ini cenderung bertujuan untuk membasmi lawan politik Xi alih-alih membasmi praktik korupsi di China.

2. Xi juga sudah memecat sejumlah jenderal militer pada 2025 lalu

Militer China.
ilustrasi pejabat militer China (pexels.com/Da Na)

Pemecatan pejabat tinggi negara, terutama jenderal militer, yang dilakukan Xi di China sebetulnya bukan kali pertama. Sebab, pada Oktober 2025 lalu, Xi juga memecat sekitar sembilan jenderal militer. 

Sumber Pemerintah China yang tidak disebutkan namanya mengatakan pemecatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan antikorupsi Xi. Sebab, sembilan jenderal tadi diduga melakukan korupsi di instansinya masing-masing.

3. Sudah ada puluhan jenderal militer yang dipecat Xi sejak 2022

Tentara sedang berjalan.
ilustrasi tentara (pexels.com/Jakson Martins)

Menurut lembaga think tank China Power, sejak 2022 hingga saat ini, sudah ada sekitar 47 jenderal militer PLA yang dipecat oleh Xi. Jumlah tersebut setara dengan 52 persen pejabat tinggi di PLA.

Menurut para pengamat, pemecatan ini sebetulnya baik untuk membersihkan militer China dari praktik korupsi. Namun, di sisi lain, pemecatan yang terus berulang akan mengganggu stabilitas militer di China. Hal seperti ini tentu akan berpengaruh terhadap kesiapan dan kesigapan militer China untuk melindungi negara, baik dari ancaman internal maupun eksternal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More