Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Momen Dradjad Cerita soal 8 Penugasan untuk Dongkrak Ekonomi RI

4 min read
Momen Dradjad Cerita soal 8 Penugasan untuk Dongkrak Ekonomi RI
Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Drajad Wibowo saat diskusi terkait hilirisasi dan dampak lingkungan yang diselenggarakan CSIS Indonesia. (Tangkapan Layar)
  • Wamenko Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menerima delapan tugas dari Airlangga Hartarto untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 melalui stimulus, standardisasi, dan statistik.

  • Pemerintah mengoptimalkan subsidi upah, rekening, magang, bantuan pangan, pariwisata, serta industri pengolahan, sambil mengurangi hambatan investasi swasta seperti perizinan dan ketidaksinkronan kebijakan.

  • Fokus lain mencakup kredit Mekaar berbunga 8 persen disertai pemberdayaan usaha kelompok desil bawah-menengah, serta pengembangan KEK dengan penyelesaian hambatan antarinstansi dan pemerintah daerah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pertumbuhan ekonomi tak cukup hanya digenjot lewat stimulus. Investasi perlu bergerak lebih kencang, sektor-sektor potensial harus dikembangkan, dan berbagai hambatan yang membelit dunia usaha perlu diselesaikan. Sejumlah pekerjaan rumah inilah yang harus dibereskan pemerintah untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.

Di tengah upaya tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Wamenko Perekonomian) Dradjad Hari Wibowo mendapat delapan penugasan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto. Tugasnya mencakup beragam persoalan, mulai dari stimulus ekonomi, pariwisata, hingga ketenagakerjaan.

Dalam pertemuan singkat dengan sejumlah media di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (7/10/2026), Dradjad memaparkan sejumlah pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Pertemuan itu berlangsung sekitar 25 menit, tetapi penugasan yang dibahas mencakup berbagai upaya untuk membantu pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi pada 2027.

Dradjad mengatakan, pemerintah akan memanfaatkan berbagai instrumen untuk mendorong perekonomian. Tak hanya stimulus, pemerintah juga akan mengandalkan standardisasi dan statistik untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, bahkan lebih.

"Semua instrumen akan kami manfaatkan untuk mendorong pertumbuhan supaya pada 2027 bisa mengejar target enam persen. Mudah-mudahan bisa lebih .Rasanya sih kalau melihat apa yang sudah kita siapkan, kalau kita kerja keras, kerja cepat, dan kerja cerdas, itu insyaallah mungkin malah bisa sedikit lebih dari 6 persen," kata Dradjad yang mengenakan baju batik dipadu celana krem di Kemenko Perekonomian, Rabu (7/10/2026).

  1. 1. Sejumlah stimulus akan dioptimalkan untuk topang ekonomi

    WhatsApp Image 2026-10-07 at 15.55.04.jpeg
    Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo. (Dok/Istimewa).

    Dradjad yang memberikan penjelasan di pressroom Kemenko Perekonomian itu mengatakan, sejumlah stimulus yang telah berjalan perlu dioptimalkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Stimulus tersebut antara lain subsidi upah, pembukaan rekening, program magang, dan bantuan pangan.

    Pemerintah juga telah mengidentifikasi sejumlah sumber pertumbuhan yang diharapkan dapat menopang pencapaian target ekonomi pada kuartal IV-2026 dan 2027. Salah satunya adalah mendorong peran sektor swasta yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

    Namun, pelaku usaha masih menghadapi sejumlah hambatan dalam investasi maupun operasional bisnis. Karena itu, salah satu penugasan yang diterima Dradjad adalah membantu mengurangi berbagai hambatan yang mengganggu investasi swasta, termasuk persoalan perizinan dan ketidaksinkronan kebijakan.

    "Kami membantu Bapak Menko (Airlangga Hartarto) supaya hambatan-hambatan bagi swasta, baik untuk investasi maupun untuk operasi mereka, itu bisa kita kurangi. Entah itu hambatan perizinan, entah itu hambatan ketidaksinkronan kebijakan dan sebagainya. Ini yang kita identifikasi," kata Dradjad.

  2. 2. Industri pengolahan digeber untuk jadi penopang ekonomi

    ilustrasi industri nuklir di Pakistan (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi industri nuklir di Pakistan (pexels.com/Pixabay)

    Selain pariwisata, industri pengolahan juga dinilai dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi. Pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah langkah untuk mendorong sektor-sektor tersebut.

    Dradjad mengatakan, bertambahnya jumlah wakil menteri di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan membuat pembagian tugas menjadi lebih ringan. Dengan demikian, koordinasi untuk mencapai target pemerintah dapat dilakukan lebih optimal.

    "Tugas saya seperti yang saya sampaikan tadi, membantu tugas-tugas Pak Menko Perekonomian untuk memenuhi target-target yang ada di dalam Asta Cita. Itu yang kita lakukan," ujar Dradjad.

  3. 2. Dorong perekonomian masyarakat kelompok desil bawah hingga menegah lewat kredit murah

    ilustrasi uang kertas (unsplash.com/@moneyphotos)
    ilustrasi uang kertas (unsplash.com/@moneyphotos)

    Dia menyebut salah satu fokus penugasannya adalah mendorong perekonomian masyarakat pada kelompok desil bawah hingga menengah. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui penyaluran kredit murah, tetapi juga pemberdayaan dan pengembangan usaha kelompok.

    "Jadi masyarakat yang agak kurang beruntung itu kita dorong bukan hanya dengan kredit murah saja, tapi kita tambah dengan pemberdayaan dan juga usaha kelompok," kata Dradjad.

    Dradjad menambahkan, berbagai program tersebut sebenarnya telah berjalan. Namun, pemerintah akan memperluas cakupan dan memperkuat implementasinya untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

    Menurutnya, pemerintah mendapat arahan Presiden untuk menurunkan bunga kredit Mekaar bagi ibu-ibu menjadi delapan persen. Program tersebut dinilai memiliki dampak besar terhadap pengembangan usaha masyarakat di tingkat akar rumput.

    "Kredit bagi ibu-ibu, kredit Mekaar, bunganya diturunkan menjadi 8 persen. Ini kita perluas karena banyak sekali cerita sukses dari ibu-ibu di akar rumput," ujar Dradjad.

    Keberhasilan program tersebut terlihat dari sejumlah pelaku usaha yang mampu mengembangkan bisnis setelah memperoleh akses pembiayaan sekaligus pendampingan.

    Dradjad mencontohkan seorang ibu di Palembang yang awalnya mendapat modal sebesar Rp2 juta. Modal tersebut digunakan untuk membeli peralatan dan memulai usaha gorengan. Dengan pendampingan serta kemauan untuk belajar secara mandiri, termasuk melalui YouTube, usaha tersebut kemudian berkembang.

    "Sekarang beliau punya tiga gerai ayam geprek dan menjadi vendor bagi instansi pemerintah kalau ada rapat-rapat. Anaknya sampai lulus sarjana ekonomi," katanya.

    Menurut Dradjad, cerita tersebut menunjukkan bahwa pemberian kredit murah perlu dibarengi dengan pemberdayaan dan pendampingan agar masyarakat dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

  4. 3. Dorong pengembangan KEK

    ilustrasi uang (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi uang (pexels.com/Pixabay)

    Selain itu, pemerintah akan menggarap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.

    "Kawasan Ekonomi Khusus juga kita kerjakan. Kita identifikasi hambatan perbedaan pandangan antar-K/L dan pemda, serta komunikasi dengan kepala daerah untuk selesaikan hambatan teknokratis maupun politis," ujar Dradjad dalam temu media perdana, yang dilakukan mendadak tersebut.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More