ilustrasi stretching atau peregangan sebelum lari (unsplash.com/Alora Griffiths)
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama latihan saat puasa Ramdan:
Hidrasi dan elektrolit: Berpuasa tanpa cairan membuat hidrasi sebelum dan setelah latihan sangat penting. Tubuh yang terhidrasi baik mampu mempertahankan fungsi otot, regulasi suhu tubuh, dan performa secara keseluruhan. Minuman tinggi elektrolit setelah berbuka dapat membantu memulihkan keseimbangan garam dalam tubuh, terutama setelah latihan.
Nutrisi sahur dan berbuka: Kualitas makanan sahur dan berbuka sangat memengaruhi performa latihan. Karbohidrat kompleks (seperti nasi merah, ubi, oat) memberikan energi stabil, sedangkan protein membantu pemulihan dan menjaga massa otot. Lemak sehat (seperti kacang, alpukat) juga bisa membantu rasa kenyang lebih lama.
Istirahat dan tidur: Latihan saat puasa sering kali bertabrakan dengan ritme tidur yang berubah (bangun untuk sahur, tidur larut setelah tarawih). Kualitas tidur yang buruk menurunkan kemampuan pemulihan otot dan meningkatkan risiko cedera. Menjaga jadwal tidur yang cukup membantu mengurangi efek negatif latihan.
Pantau tubuh: Respons tubuh terhadap puasa dan latihan bisa berbeda antar individu. Jika timbul gejala seperti pusing berat, nyeri dada, atau kelelahan ekstrem, hentikan latihan dan evaluasi kembali intensitasnya.
5. Tips praktis latihan saat puasa Ramadan
Tujuan | Rekomendasi |
|---|
Menjaga kebugaran umum | Jalan cepat, latihan mobilitas, resistance band |
Menjaga massa otot | Latihan kekuatan ringan-sedang setelah berbuka |
Menjaga endurance | Jalan cepat atau kardio ringan berselang |
Meningkatkan fleksibilitas | Yoga, peregangan dinamis |
Berlatih di gym saat puasa Ramadan tetap bisa dilakukan dengan aman asalkan dilakukan dengan penyesuaian yang tepat. Puasa mengubah pola energi, hidrasi, dan tidur, sehingga latihan intens perlu dikurangi atau dijadwalkan ulang untuk menghindari risiko kelelahan dan cedera.
Baik pemula maupun yang sudah terbiasa latihan, prinsipnya sama, yaitu menjaga intensitas dan volume, memperhatikan hidrasi dan nutrisi, serta mendengarkan respons tubuh. Dengan strategi yang tepat, tubuhmu bisa tetap aktif dan sehat sepanjang bulan puasa tanpa mengorbankan kesehatan jangka panjang.
Referensi
Carl J Lavie et al., “Exercise and the Heart: Risks, Benefits, and Recommendations for Providing Exercise Prescriptions,” October 1, 2001, https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC3116747/.
"Physical Activity." World Health Organization. Diakses Februari 2026.
M.H. Gorostiaga et al., “Physiological Effects of Training in Humans,” Sports Medicine 30, no. 3 (2000): 143–148, https://doi.org/10.2165/00007256-200030030-00002.
Martin Buchheit and Paul B. Laursen, “High-Intensity Interval Training, Solutions to the Programming Puzzle,” Sports Medicine 43, no. 5 (March 28, 2013): 313–38, https://doi.org/10.1007/s40279-013-0029-x.
T. P. Aird, R. W. Davies, and B. P. Carson, “Effects of Fasted Vs Fed‐state Exercise on Performance and Post‐exercise Metabolism: A Systematic Review and Meta‐analysis,” Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports 28, no. 5 (January 10, 2018): 1476–93, https://doi.org/10.1111/sms.13054.
Daniel Lorenz and Scot Morrison, “CURRENT CONCEPTS IN PERIODIZATION OF STRENGTH AND CONDITIONING FOR THE SPORTS PHYSICAL THERAPIST,” November 1, 2015, https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4637911/.
Jeffrey B. Kreher and Jennifer B. Schwartz, “Overtraining Syndrome,” Sports Health a Multidisciplinary Approach 4, no. 2 (January 31, 2012): 128–38, https://doi.org/10.1177/1941738111434406.
Dong-Joo Hwang and Hong-Jun Yang, “Nutritional Strategies for Enhancing Performance and Training Adaptation in Weightlifters,” International Journal of Molecular Sciences 26, no. 1 (December 30, 2024): 240, https://doi.org/10.3390/ijms26010240.
Michael N Sawka and Scott J Montain, “Fluid and Electrolyte Supplementation for Exercise Heat Stress,” American Journal of Clinical Nutrition 72, no. 2 (August 1, 2000): 564S-572S, https://doi.org/10.1093/ajcn/72.2.564s.
Helen M Roche, Herman E Popeijus, and Ronald P Mensink, “Molecular Aspects of Nutrition,” Nutrition and Metabolism, November 19, 2010, 7–34, https://doi.org/10.1002/9781444327779.ch2.
Institute of Medicine (US) Committee on Sleep Medicine and Research; Colten HR, Altevogt BM, editors. Sleep Disorders and Sleep Deprivation: An Unmet Public Health Problem. Washington (DC): National Academies Press (US); 2006. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK19960/ doi: 10.17226/11617.