Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

25 Kelurahan di Jakarta dengan Lonjakan Kasus COVID-19 Tertinggi

25 Kelurahan di Jakarta dengan Lonjakan Kasus COVID-19 Tertinggi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jadi inspektur Apel Patroli Skala Besar Gabungan pada Minggu (13/6/2021) malam (dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Laju kasus aktif COVID-19 di DKI Jakarta kian meningkat. Melihat kondisi ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya bisa saja mengambil langkah rem darurat jika kondisi tidak terkendali.

"Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September lalu dan Februari lalu. Kita inginkan peristiwa itu tak berulang," kata Anies saat memimpin apel Pendisiplinan Penegakan PPKM Mikro DKI Jakarta di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Minggu (13/6/2021) malam.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 merilis kasus harian positif virus corona di enam provinsi di Pulau Jawa dan menemukan tren kasus tertinggi berada di DKI Jakarta. 

Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut salam 10 hari kasus COVID-19 di DKI meningkat lebih dari 300 persen. Pada 1 Juni lalu, kasus harian di DKI hanya 519, namun pada 10 Juni lalu kasus hariannya melonjak drastis mencapai 2.091 kasus.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, berikut daftar kelurahan di ibu kota yang tercatat menyumbang kasus harian COVID-19 tertinggi.

  1. 1. Daftar kelurahan di DKI Jakarta yang memiliki kasus COVID-19 tertinggi

    Ilustrasi Tes Usap/PCR Test (IDN Times/Irfan Fathurohman)
    Ilustrasi Tes Usap/PCR Test (IDN Times/Irfan Fathurohman)

    Kasus COVID-19 di DKI Jakarta ini berasal dari 265 kelurahan di Ibu Kota. Berikut adalah daftar 25 kelurahan dengan pasien COVID-19 terbanyak di DKI Jakarta per Senin (14/6/2021).

    Kapuk, Jakarta Barat : 285 kasus
    Cengkareng Timur, Jakarta Barat : 194 kasus
    Pademangan Timur, Jakarta Utara : 187 kasus
    Lubang Buaya, Jakarta Timur : 180 kasus
    Kebon Jeruk, Jakarta Barat : 162 kasus
    Duri Kosambi, Jakarta Barat : 160 kasus
    Palmerah, Jakarta Barat : 156 kasus
    Jagakarsa, Jakarta Selatan : 152 kasus
    Pejagalan, Jakarta Utara : 144 kasus
    Srengseng, Jakarta Barat : 136 kasus
    Penjaringan, Jakarta Utara : 131 kasus
    Penggilingan, Jakarta Timur : 129 kasus
    Pondok Pinang, Jakarta Selatan : 128 kasus
    Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur : 128 kasus
    Tegal Alur, Jakarta Barat : 123 kasus
    Pondok Kelapa, Jakarta Timur : 121 kasus
    Semper Barat, Jakarta Utara : 119 kasus
    Sunter Jaya, Jakarta Utara : 119 kasus
    Pegadungan, Jakarta Barat : 115 kasus
    Ciracas, Jakarta Timur : 114 kasus
    Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur : 113 kasus
    Ciganjur, Jakarta Selatan : 110 kasus
    Cengkareng Barat, Jakarta Barat : 109 kasus
    Sunter Agung, Jakarta Utara : 107 kasus
    Bambu Apus, Jakarta Timur : 104 kasus

  2. 2. Hingga saat ini ada 17.444 kasus aktif di DKI Jakarta

    Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Rabu (9/9/2020) (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)
    Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Rabu (9/9/2020) (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

    Saat ini per Senin (14/6/2021) kasus aktif di DKI Jakarta yang dilansir melalui data corona.jakarta.go.id mencapai 17.444 orang.

    Kasus aktif sendiri menandakan jumlah orang yang sedang mendapat perawatan COVID-19 atau diisolasi. Total ada 7.410 orang yang dirawat dan 10.034 lainnya menjalani isolasi mandiri.

  3. 3. Penambahan kasus di DKI lebih dari 2.000 per hari

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jadi inspektur Apel Patroli Skala Besar Gabungan pada Minggu (13/6/2021) malam (dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jadi inspektur Apel Patroli Skala Besar Gabungan pada Minggu (13/6/2021) malam (dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

    Dalam apel gabungan tadi malam, Anies juga menjabarkan bahwa dalam empat hari terakhir, kasus COVID-19 di DKI Jakarta cenderung naik dan selalu berada di angka 2.000. Positivity rate di Jakarta meningkat yang pada pekan lalu 9 persen, hari ini menjadi 17 persen.

    Berikut peningkatan kasus positif harian selama empat hari terakhir:

    • 10 Juni 2021 bertambah 2.096 kasus
    • 11 Juni 2021 bertambah 2.293 kasus
    • 12 Juni 2021 bertambah 2.455 kasus
    • 13 Juni 2021 bertambah 2.769 kasus

    “Dalam beberapa hari ini kita saksikan pertambahan kasus covid dengan lonjakan amat tinggi, data menunjukan bahwa dalam sepekan terakhir kasus aktif di Jakarta pada tanggal 6 Juni 2021 adalah 11.500, dan pada hari ini jadi 17.400. dalam sepekan telah terjadi peningkatan 50 persen," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More