Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Satir di Medsos usai Heboh Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

5 Satir di Medsos usai Heboh Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Meme satir yang ramai di media sosial usai muncul kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah. (Instagram)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Kasus dugaan korupsi dan TPPU mantan Jampidsus Febrie Adriansyah memicu perhatian publik setelah ditemukan uang ratusan miliar dan puluhan kilogram emas di berbagai lokasi.
  • Media sosial ramai dengan unggahan satir yang menyindir aparat penegak hukum, pejabat korup, serta kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.
  • Beragam meme menyoroti isu seperti aparat saling tangkap, sumber daya alam dijual ke asing, penyalahgunaan program Makan Bergizi Gratis, hingga dominasi militer di ranah sipil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyita perhatian masyarakat luas. Apalagi dengan penemuan uang ratusan miliar dan puluhan kilogram emas batangan di beberapa tempat.

Berbagai unggahan satir atau sindiran tentang kondisi di Indonesia sekarang pun ramai di media sosial. Terutama satir berbentuk meme di Instagram. Mulai sindiran sikap aparat penegak hukum, pejabat negara yang korup, hingga program unggulan pemerintah yang dikorup. Berikut deretan unggahan satir yang relate banget dengan kondisi sekarang.

1. Aparat penegak hukum saling tangkap

Meme aparat penegak hukum saling tangkap (Instagram/@republiktepung)
Meme aparat penegak hukum saling tangkap

Satir yang paling relate dengan kondisi usai muncul kasus Febrie Adriansyah, adalah potret aparat penegak hukum yang saling menangkap.

Dalam postingannya, terlihat meme berbentuk gambar sketsa jaksa sedang menangkap polisi, polisi sedang menangkap jaksa, dan rumah jaksa dijaga tentara.

"Lalu hukum ini untuk apa?" tulis meme tersebut dengan menyertakan ilustrasi timbangan Dewi Keadilan dengan kedua mata tertutup.

2. Sumber daya alam dijual ke asing, utang diserahkan ke rakyat

Satir sumber daya alam dijual ke asing.
Satir sumber daya alam dijual ke asing. (@tetangga.jepang)

Ada juga satir dari seorang influencer yang menuliskan sindiran soal sumber daya alam Indonesia yang melimpah tetapi dijual ke asing. Sementara, utang yang menumpuk rakyat yang harus menanggung.

"Punya gunung emas diserahkan ke Amerika, punya nikel diserahkan ke China, punya batu bara diserahkan ke Australia, giliran punya utang diserahkan ke rakyat jelata," tulis unggahan tersebut, dengan menyertakan video sang influencer sedang membaca buku.

3. Orang pintar masuk penjara, orang dalam jadi komisaris

Satir orang dalam jadi komisaris
Satir orang dalam jadi komisaris (@dreammerch.id)

Satir lainnya dalam bentuk unggahan foto seorang pengendara motor Vespa sedang memakai kaos hitam bertuliskan kritikan tentang kondisi di Indonesia sekarang ini. Unggahan tersebut disertai caption "negara macam apa ini?".

"Orang pintar dipenjara, orang bodoh jadi penguasa, orang dalam jadi komisaris," tulis di kaos pengendara motor berkelir hijau itu.

4. Program MBG untuk siapa?

Satir program MBG
Satir program MBG

Tak kalah menarik, satir lain dalam bentuk meme yang menyindir program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ternyata dikorupsi mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan kawan-kawan. Dalam unggahan berbentuk meme itu, mempertanyakan tujuan dibentuk program unggulan pemerintah sejatinya untuk siapa?

"Proyek ini sebenarnya untuk siapa sih??!! (Jatah) siswa Rp10 ribu sehari, Dadan Cs Rp1 miliar, pemilik dapur Rp6 juta," tulis dalam meme berilustrasi warna hitam putih itu.

5. Satir militer kuasai ranah sipil

satir militer kuasai ranah sipil
Satir militer kuasai ranah sipil (@mandayana47)

Satir yang tak kalah relate dengan kondisi saat ini terkait kritikan militer di Indonesia yang melampaui tugas utamanya sebagai keamanan negara. Mereka justru banyak melintasi ranah sipil, sementara peran sipil menjadi seperti militer.

"Yang sipil dilatih kayak militer, eh militerya duduki jabatan sipil. Demokrasi bukan barracks. Ruang sipil bukan tempat operasi militer," tulis meme dengan ilustrasi sejumlah pemuda sedang menjalani latihan militer dan perwira TNI duduk di kursi jabatan sipil.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More