Comscore Tracker

Forum MMA Impact Indonesia Digelar untuk Pelaku Industri Digital RI

MMA bahas strategi membentuk masa depan pemasaran modern

Jakarta, IDN Times – Mobile Marketing Association (MMA) Indonesia, organisasi industri yang didedikasikan untuk merancang masa depan pemasaran modern di kawasan Asia Pasifik, mengajak masyarakat untuk bergabung dalam seri forum MMA Impact Indonesia 2021 secara virtual pada 21-22 Oktober 2021 pukul 09.00-18.00 WIB.

MMA Impact Indonesia 2021 mengusung tema “Membentuk Masa Depan Pemasaran Modern” yang akan membahas strategi pemasaran yang inovatif dan efektif, seperti periklanan dan pemasaran, mulai dari merek, pemasar, agen penelitian, media, penerbit, dan pendukung teknologi.

Baca Juga: Erick Thohir: Jagoan Tani Banyuwangi Gelombang Kedua Industri Digital

1. MMA sebagai wadah untuk mempelajari tentang tren dan inovasi pemasaran modern

Forum MMA Impact Indonesia Digelar untuk Pelaku Industri Digital RIDirektur Utama bank BJB Yuddy Renaldi (kiri) melakukan transaksi pembayaran digital dengan barcode di Pasar Baru, Bandung, Jawa Barat, Senin (16/12). Bank BJB meluncurkan pembayaran digital dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), bjb EDC berbasis Android dan bjb Digi (mobile banking), untuk mendukung interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas dan mengakomodasi kebutuhan transaksi keuangan secara nasional. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Managing Director MMA Asia Pasifik Rohit Dadwal mengatakan, cepatnya masyarakat dalam mengadopsi teknologi digital selama pandemik, memaksa para pelaku industri digital butuh menginovasi strategi pemasarannya untuk melayani kebutuhan konsumennya di masa depan pemasaran modern.

“Saya mendorong semua individu yang tertarik untuk mendaftar ke MMA Impact Indonesia demi mempelajari lebih lanjut tentang tren dan inovasi yang akan datang di sektor yang dinamis ini, dan mengeksplorasi bagaimana mereka dapat menjadi bagian dari pembentukan masa depan pemasaran modern,” Kata Rohit dalam keterangan tertulis, jakarta, Kamis (21/10/21).

Pada kesempatan yang sama, Country Head dan Board of Director MMA Indonesia Shanti Tolani juga mengatakan, sangat penting bagi pelaku industri digital Indonesia untuk mengikuti tren.

“Dengan kebangkitan industri pemasaran mobile di Indonesia, sangat penting bagi pemasar untuk tetap mengikuti tren terkini dan mengidentifikasi praktik terbaik untuk mempercepat pertumbuhan, mengingat optimisme dan peluang di Indonesia saat kita memasuki tahun 2022, ” kata Shanti.

2. Mempertemukan para pimpinan pemikiran global untuk bahas strategi pemasaran modern

Forum MMA Impact Indonesia Digelar untuk Pelaku Industri Digital RIPemanfaatan digital dalam promosi pemasaran (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

MMA Impact Indonesia 2021 akan mempertemukan para pimpinan pemikiran global, regional, dan nasional untuk mendorong percakapan tentang strategi pemasaran modern.

Pembicara akan membahas mengenai pemasaran modern, transaksi perdagangan digital, kepemimpinan di area digital, perkembangan perilaku konsumen, penargetan audiens, peluang di dunia tanpa cookie, dan bisnis yang berkelanjutan.

Selain itu, pakar industri juga akan mempresentasikan studi kasus yang tengah terjadi untuk memeriksa dampak jangka panjang dari perubahan perilaku konsumen, dan pola konsumsi media sebagai konsekuensi dari pandemik.

3. Forum MMA Impact Indonesia 2021 akan bahas 7 topik utama

Forum MMA Impact Indonesia Digelar untuk Pelaku Industri Digital RIPixabay.com/PhotoMIX-Company

Beberapa topik yang akan dibahas selama MMA Impact Indonesia 2021 antara lain:

  • Modern Marketing - From Cost Center to Value Generator
  • Digital Commerce in Indonesia: Keeping The Momentum of Growth
  • Leadership and Management in the Digital Era
  • Shape The Future With The Evolving Consumer Behavior
  • The Future of Audio Is Now
  • A New Era in the Responsible & Sustainable Marketing Development
  • Life After Cookies: What Comes Next

Baca Juga: Kemendag Dorong Ekspor Barang Industri dan Industri Berteknologi Tinggi

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya