Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bupati Ipuk Raih 2 Penghargaan Pendidikan dari Mendikdasmen

Bupati Ipuk Raih 2 Penghargaan Pendidikan dari Mendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, memberikan dua penghargaan sekaligus kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani atas upayanya dalam pengembangan pendidikan di daerah. (Dok. Banyuwangi)
Intinya Sih
5W1H
  • Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima dua penghargaan pendidikan dari Mendikdasmen Abdul Mu'ti atas komitmen daerah dalam pembiasaan anak hebat dan validitas data pendidikan terbaik.
  • Pemkab Banyuwangi mengembangkan program Smart Gasing bersama Prof. Yohanes Surya untuk meningkatkan minat numerasi siswa, serta memberi ruang ekspresi seni lewat kegiatan seperti Padang Bulanan dan Kuntulan Ewon.
  • Pemerintah daerah memperkuat kesejahteraan guru dan sistem pendataan pendidikan, sehingga angka Anak Tidak Sekolah menurun dan Indeks Pembangunan Manusia Banyuwangi naik menjadi 75,17 pada 2025.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Komitmen Banyuwangi dalam memajukan sektor pendidikan mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, memberikan dua penghargaan sekaligus kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani atas upayanya dalam pengembangan pendidikan di daerah.

Dua penghargaan tersebut adalah Apresiasi atas Komitmen Pembiasaan Anak Indonesia Hebat, serta Pemda dengan Residu Data Pendidikan Terendah (Validitas Terbaik). Penghargaan diserahkan Mendikdasmen di acara Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menteri Abdul Mu'ti menjelaskan pemerintah juga terus membangun cultural infrastructure atau infrastruktur budaya dalam rangka memperkuat pendidikan karakter. Salah satunya lewat tujuh kebiasaan Indonesia hebat, berbagai program yang berkaitan dengan upaya memberikan penguatan pendidikan untuk anak TK, serta wajib belajar 13 tahun bagi anak-anak TK sampai tingkat SLTA.

"Kami memberikan ruang aktualisasi yang sangat besar bagi anak-anak kita untuk dapat tampil mengembangkan potensi," kata Menteri Abdul Muti.

1. Wujud kebanggaan

WhatsApp Image 2026-05-26 at 11.36.41 AM.jpeg
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, memberikan dua penghargaan sekaligus kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani atas upayanya dalam pengembangan pendidikan di daerah. (Dok. Banyuwangi)

Menurut Bupati Ipuk, penghargaan ini adalah wujud kebanggaan pemerintah pusat atas karya kreasi anak Banyuwangi yang hebat. Baik prestasi di bidang sains hingga kreativitas seni budaya.

"Ini adalah pengakuan atas prestasi dan kreativitas seluruh anak Banyuwangi yang hebat. Selamat untuk seluruh anak Banyuwangi, terima kasih telah mengharumkan Banyuwangi," kata Ipuk.

Ipuk mengatakan Pemkab Banyuwangi terus memfasilitasi pengembangan minat dan bakat siswa. Di antaranya adalah pengembangan minat numerasi siswa di Banyuwangi yang bekerja sama dengan Prof. Yohanes Surya. Program yang bertajuk Smart Gasing itu bertujuan untuk mengenalkan pembelajaran matematika yang menarik kepada siswa-siswa di pelosok desa.

2. Dorong minat siswa-siswi

WhatsApp Image 2026-05-26 at 11.36.43 AM.jpeg
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, memberikan dua penghargaan sekaligus kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani atas upayanya dalam pengembangan pendidikan di daerah. (Dok. Banyuwangi)

Program Smart Gasing tersebut berhasil mencetak siswa unggul. Di antaranya adalah Felicia Dahayu, siswa SDN 1 Pesanggaran, yang berhasil meraih emas kompetisi coding dalam The 9th World Innovative Technology (WIT) Challenge”, di Chonnam National University, Korea Selatan pada 2-3 November 2024.

“Tidak hanya di bidang sains, kami juga mendorong minat siswa-siswi kami di bidang seni budaya. Bahkan, kami berikan panggung seluas-luasnya. Seperti program Padang Bulanan yang menampilkan kreasi seni pelajar tiap bulan atau yang terbaru pagelaran Kuntulan Ewon saat peringatan Hardiknas yang diikutinseribu lebih pelajar,” papar Ipuk.

3. Pantau keberlanjutan pendidikan siswa

WhatsApp Image 2026-05-26 at 11.36.42 AM (3).jpeg
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, memberikan dua penghargaan sekaligus kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani atas upayanya dalam pengembangan pendidikan di daerah. (Dok. Banyuwangi)

Ipuk juga memaparkan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tenaga pendidik hingga sistem pendidikan di daerah sendiri. Mulai peningkatan kesejahteraan guru dalam bentuk pengangkatan Guru PPPK dan PPPK Paruh Waktu serta sejumlah program inovatif lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian menambahkan keberhasilan Banyuwangi mendapatkan penghargaan Pemda dengan Validitas Terbaik lantaran pemkab ajeg melakukan pendataan untuk memantau keberlanjutan pendidikan siswa.

"Keberhasilan upaya tersebut dapat diukur dari angka Anak Tidak Sekolah (ATS) Kabupaten Banyuwangi per 2025 yang masuk lima terendah kabupaten/ kota di Jawa Timur. Begitu pula dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) per 2025 yang naik menjadi 75,17," beber Alfian. (WEB)

Share Article
Topics
Editorial Team
Ezri Tri Suro
EditorEzri Tri Suro

Related Articles

See More