CEK FAKTA: Menag Ramalkan Kemiskinan Hilang Jika Prabowo Dua Periode

- NarasI di media sosial mengklaim Menag Nasaruddin Umar meramalkan kemiskinan hilang jika Prabowo dua periode, namun unggahan itu tanpa bukti video atau pernyataan resmi.
- Hasil penelusuran IDN Times dan klarifikasi Kemenag menegaskan Menag tidak pernah membuat pernyataan tersebut, dan informasi itu dibantah langsung oleh pihak kementerian.
- Kemenag mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi agar tidak mudah percaya pada hoaks yang beredar di media sosial.
Jakarta, IDN TImes - Beredar narasi di media sosial yang menuliskan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, meramalkan jika Prabowo dua periode, maka wajah kemiskinan akan lenyap dari muka bumi. Unggahan narasi tersebut ramai dibicarakan di TikTok.
Dalam unggahan tersebut, hanya ditampilkan foto Presiden Prabowo Subianto dengan tulisan dengan narasi ramalan tersebut. Unggahan itu juga tidak menampilkan video pernyataan apa pun.
1. Bagaimana faktanya?

Berdasarkan penelusuran IDN Times, Menteri Agama, Nasaruddin Umar, tidak pernah membuat pernyataan kemiskinan akan hilang jika Prabowo menjabat sebagai Presiden dua periode. Hal tersebut juga dibantah Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi Kemenag, Thabib Al Asyhar.
"Pak Menag tidak pernah menyampaikan hal tersebut," ujar Thabib saat dikonfirmasi IDN Times, dikutip Jumat (3/7/2026).
2. Masyarakat diimbau untuk lakukan verifikasi

Thabib kemudian meminta masyarakat untuk melakukan verifikasi. Dengan demikan, masyarakat bisa mengetahui informasi yang didapat benar atau hoaks.
"Kami berharap masyarakat agar check and recheck informasi melalui kanal resmi Kemenag," kata dia.
3. Jangan mudah percaya unggahan di media sosial

Dengan demikian, unggahan tentang Menag yang menyebut wajah kemiskinan akan lenyap dari muka bumi apabila Prabowo menjabat dua periode adalah hoaks.
Masyarakat diimbau jangan mudah percaya dengan unggahan di media sosial yang dirasa tak masuk akal. Carilah sumber-sumber lain yang relevan dan terpercaya agar tidak mudah termakan hoaks.





















