Janji Perbaiki, DLH DKI Tegaskan RDF Rorotan Berjalan Bertahap

- Operasional RDF Plant Rorotan dilakukan secara bertahap
- Perhatian utama Pemprov DKI Jakarta adalah warga sekitar
- DLH DKI akan melakukan pengawasan ketat terhadap operasional RDF Plant Rorotan
Jakarta, IDN Times — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan operasional RDF Plant Rorotan tetap berjalan secara bertahap dengan keselamatan serta kenyamanan warga sekitar sebagai prioritas utama. Hingga saat ini, tidak dilakukan penghentian sementara terhadap operasional fasilitas tersebut.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan penegasan ini disampaikan untuk memberikan kejelasan informasi kepada masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mengelola fasilitas pengolahan sampah secara bertanggung jawab, transparan, dan berhati-hati.
“Operasional RDF Plant Rorotan kami jalankan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian. Seluruh proses berada dalam pengawasan ketat agar sistem berfungsi optimal dan tidak menimbulkan dampak bagi warga sekitar,” ujar Asep dalam keterangan, Senin (2/2/2026).
1. Operasional akan dilakukan bertahap

Menurut Asep, RDF Plant Rorotan merupakan infrastruktur strategis daerah yang dibangun untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah Jakarta ke depan.
"Pelaksanaannya tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan melalui tahapan yang terukur dan diawasi secara ketat agar tetap aman bagi lingkungan dan masyarakat," katanya.
2. Protes warga jadi alarm DLH DKI

Asep menegaskan, perhatian utama Pemprov DKI Jakarta adalah warga yang bermukim di sekitar RDF Plant Rorotan. Pemerintah memastikan bahwa setiap potensi dampak yang dirasakan masyarakat menjadi bahan evaluasi langsung di lapangan, dan tidak diabaikan. Keluhan warga, termasuk terkait bau dan aktivitas kendaraan, ditindaklanjuti secara cepat melalui penyesuaian teknis operasional.
“Kami tidak menutup mata terhadap keresahan warga. Justru masukan dari masyarakat sekitar menjadi alarm penting bagi kami untuk melakukan perbaikan. Operasional RDF Plant Rorotan tidak dijalankan dengan pendekatan memaksakan, tetapi dengan prinsip saling menjaga dan saling menghormati,” jelasnya.
3. DLH DKI akan lakukan pengawasan

Sebagai langkah konkret, DLH memastikan seluruh sistem pengendalian emisi dan kebauan beroperasi dengan baik. Selain itu, pengangkutan sampah menuju RDF Plant Rorotan hanya menggunakan truk compactor tertutup hasil pengadaan tahun 2024 dan 2025 yang telah memenuhi standar teknis, sehingga potensi bau dan ceceran air lindi dapat diminimalkan sejak dari sumber.
Pengawasan juga dilakukan secara langsung di lapangan melalui dua pos pantau yang ditempatkan di akses utama dari arah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Di pos tersebut, petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap kendaraan pengangkut, mulai dari memastikan bak tertutup rapat, penampungan lindi tidak bocor, hingga memastikan tidak adanya tetesan air lindi di jalan.
“Kami memahami adanya perhatian dan masukan dari masyarakat. Karena itu, setiap langkah operasional kami lakukan secara hati-hati, berbasis data, dan mengutamakan perlindungan lingkungan. RDF Plant Rorotan beroperasi untuk kepentingan publik. Kami akan terus membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan warga,” kata Asep.

















