Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

DPR Kaji Biaya Pendidikan Gratis hingga Kuliah, Disesuaikan dengan APBN

3 min read
DPR Kaji Biaya Pendidikan Gratis hingga Kuliah, Disesuaikan dengan APBN
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) respons keinginan pemerintah soal biaya pendidikan SD hingga kuliah gratis. (IDN Times/Amir Faisol).
  • DPR akan mengkaji kekuatan APBN sebelum rencana biaya pendidikan gratis sampai perguruan tinggi diwujudkan.

  • Pendidikan dasar disebut sudah gratis, sedangkan pembiayaan perguruan tinggi masih memerlukan kajian menyeluruh.

  • Mendikti Saintek menghitung kebutuhan PTN dan akan melaporkannya kepada Presiden Prabowo, termasuk kemungkinan pelaksanaan bertahap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pendidikan gratis lebih tepat diterapkan langsung atau bertahap?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan DPR masih akan mengkaji kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN), untuk mewujudkan keinginan pemerintah yang akan menggartiskan biaya sekolah dasar hingga jenjang perguruan tinggi.

Puan mengatakan, wacana tersebut perlu dikaji secara serius dengan menyesuaikan terhadap kekuatan postur APBN di tengah tekanan global terhadap perkonomian nasional saat ini.

"Kita kaji dulu bagaimana manfaatnya dan bagaimana kekuatan daripada APBN," kata Puan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

  1. 1. Biaya pendidikan dasar sudah gratis untuk perguruan tinggi perlu dikaji

    Ketua DPR Puan Maharani (kiri) dan Wakil Ketua DPR Sari Yuliati (kanan) dalam jumpa pers di Gedung DPR.
    Ketua DPR Puan Maharani (kiri) dan Wakil Ketua DPR Sari Yuliati (kanan) dalam jumpa pers di Gedung DPR. (IDN Times/Amir Faisol)

    Puan menjelaskan, biaya gratis untuk jenjang pendidikan dasar saat ini telah berjalan. Namun, wacana pemerintah yang akan menggratiskan biaya pendidikan di perguruan tinggi tetap harus dikaji secara menyeluruh.

    "Kita lihat dulu dengan situasi global seperti ini dan bagaimana kekuatan APBN, ya kita akan lihat seperti apa. Tentu saja sebesar-besarnya adalah bagaimana itu bermanfaat buat bangsa dan negara," kata Ketua DPP PDIP itu.

  2. 2. Mendikti Saintek kaji kebutuhan anggaran

    DPR Kaji Biaya Pendidikan Gratis hingga Kuliah, Disesuaikan dengan APBN
    Mendikti Saintek Brian Yuliarto bicara wacana PTN gratis. (IDN Times/Amir Faisol).

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyatakan, kementeriannya mulai menghitung kebutuhan anggaran standar untuk setiap mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ia juga telah menghitung kebutuhan seluruh mahasiswa di setiap PTN.

    Brian mengaku telah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto, untuk melakukan kajian secara menyeluruh terhadap rencana biaya pendidikan dasar hingga tinggi gratis.

    "Iya, tentu Bapak Presiden sebenarnya pernah memerintahkan kami ya beberapa waktu lalu untuk melakukan kajian mengenai hal ini. Kami sudah mulai menghitung juga bagaimana kebutuhan yang standar begitu ya per mahasiswa untuk seluruh PTN. Kita sudah kalkulasi," kata Brian di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (21/9/2026).

    Menurut dia, hasil penghitungan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo. Mendikti Saintek juga menyatakan, akan mengkaji apakah rencana ini dapat diimplementasikan secara bertahap.

    "Nanti tentu pada kesempatan pertama kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden hitungan-hitungan kebutuhan untuk dapat menggratiskan seluruh PTN," kata dia.

    "Barangkali tentu juga kita akan melihat pentahapannya seperti apa, jika memang dapat langsung baik tapi jika belum memadai atau belum memungkinkan kami juga akan membuat tahapan-tahapannya tahun 2027 bagaimana, 2028, dan 2029. Mungkin itu yang sedang kami lakukan saat ini," sambungnya.

  3. 3. Prabowo ingin biaya pendidikan gratis: SD-Perguruan Tinggi

    DPR Kaji Biaya Pendidikan Gratis hingga Kuliah, Disesuaikan dengan APBN
    Presiden Prabowo Subianto di HUT PAN (IDN Times/M. Ilman Nafi’an)

    Presiden Prabowo Subianti menegaskan segera memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di Kabinet Merah Putih, untuk membahas biaya pendidikan negeri di Indonesia. Ia menegaskan, pendidikan negeri harus gratis.

    Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam puncak acara HUT ke-28 PAN di JICC, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Prabowo biaya pendidikan dasar hingga tinggi harus gratis.

    "Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan harus gratis. Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, Universitas Negeri harus gratis," kata Prabowo.

    Kepala Negara lantas bicara dari mana anggaran untuk membiayai pendidikan nasional secara gratis. Menurut dia, anggaran itu akan dikumpulkan dari uang negara yang selama ini dicuri dan dikorupsi.

    "Nanti, nanti, nanti, akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More