Gudang Sparepart Motor di Bogor Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta

- Sebuah gudang sparepart bodi motor di Tajurhalang, Bogor terbakar pada Senin pagi, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
- Kebakaran bermula saat pemilik mendengar percikan api dari dalam gudang sebelum api membesar dan melahap bangunan.
- Dua unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api selama dua jam, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
Bogor, IDN Times – Sebuah gudang sparepart motor di kawasan Kampung Tajurhalang, Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, hangus terbakar pada Senin (20/7/2026) pagi.
Peristiwa ini dipastikan tidak memakan korban jiwa, namun kerugian materiel yang dialami pemilik ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, saat dikonfirmasi pada Senin sore membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya langsung merespons cepat laporan warga dengan menerjunkan tim dari Sektor Parung.
"Setelah menerima laporan dari warga yang menelpon, dua unit mobil pemadam kebakaran dan delapan anggota langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman," jelasnya saat di konfirmasi pada Senin malam (20/7/2026).
1. Terdengar percikan api saat pemilik beraktivitas

Yudi menjelaskan Peristiwa kebakaran mulai disadari sekitar pukul 06.45 WIB. Berdasarkan kronologi di lapangan, sang pemilik gudang yang bernama Bapak Yudha saat itu sedang berada di sekitar lokasi.
"Ketika tengah membersihkan halaman, ia tiba-tiba mendengar suara percikan api dari dalam ruang sparepart bodi motor sebelum akhirnya api membesar dan melahap bangunan," terang Yudi.
2. Tidak ada korban jiwa, kerugian capai Rp500 juta

Yudi memastikan tidak ada korban jiwa atau korban luka dalam insiden ini. Namun, banyaknya material yang mudah terbakar membuat kerugian tidak dapat dihindari.
"Korban jiwa nihil, namun total kerugian ditaksir sekitar Rp500 juta. Untuk sumber api atau penyebab pasti kebakaran masih belum dapat diketahui," kata Yudi.
3. Pemadaman berlangsung selama dua jam

Tim Damkar Sektor Parung yang menerima laporan pada pukul 06.50 WIB tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.15 WIB. Regu 2 yang dipimpin oleh Komandan Regu Refgie Raullian mengerahkan dua unit armada, yakni Merapi 10 dan Merapi 15, untuk menjinakkan api.
Yudi menegaskan Proses penanganan difokuskan pada penghentian perambatan dan pendinginan area.
"Pemadaman dilakukan tanpa ada kendala apa pun dan api berhasil dipadamkan. Selesai penanganan pada pukul 09.15 WIB," tutup Yudi.






















