Pemerintah Anggap Aman soal Mal Jakarta-Surabaya Pasang Pagar Tinggi

- Sejumlah mal di Jakarta, Bekasi, dan Surabaya memasang pagar lebih dari dua meter, termasuk Gandaria City, Kota Kasablanka, Blok M, serta mal Pakuwon.
- Penasihat Khusus Presiden Hasan Nasbi menyatakan Indonesia aman dan meminta isu yang memicu ketakutan tidak dibesar-besarkan tanpa verifikasi lapangan.
- Menteri Perdagangan Budi Susanto menyebut tidak ada masalah terkait pemasangan pagar setelah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia.
Jakarta. IDN Times - Mal di Jakarta seperti Gandaria City, Kota Kasablanka, Blok M, kemudian Pakuwon Bekasi dan Pakuwon Surabaya membuat pagar setinggi lebih dari 2 meter. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengatakan, Indonesia merupakan bangsa yang aman.
Oleh karena itu, dia meminta kepada semua pihak untuk tidak membesarkan suatu isu.
"Kita doakan bangsa kita aman. Jadi kita jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan tuh sebaiknya diklarifikasi juga. Teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri," ujar Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/7/2026).
1. Minta jurnalis cek langsung

Hasan Nasbi kemudian meminta jurnalis untuk mengecek fakta sebenarnya apa yang terjadi. Menurut dia, isu yang masih rumor tidak perlu dibesar-besarkan.
"Bisa bikin cek fakta benar gak, fearmongering (rumor) yang sedang beredar itu, ketakutan-ketakutan yang sedang beredar itu betul-betul nyata apa tidak. Kan teman-teman bisa cek di lapangan. Saya rasa kita harus optimis, ya. keadaan negara kita baik," ujar dia.
2. Mendag anggap tidak ada masalah

Sementara, Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Susanto, juga mengatakan tak ada masalah berkaitan dengan ramai-ramai sejumlah mal pasang pagar tinggi.
"Oh gak, gak ada masalah, gak ada," kata dia.
3. Tak ada isu apa pun

Budi juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), tak ada isu apapun berkaitan dengan hal tersebut.
"Ya, saya juga gak tahu persis, ya, tapi kemarin koordinasi dengan kayak APPBI ya, Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia, gak ada masalah kok, gak ada isu apa-apa. Gak ada isu terkait ya apa pun, ga ada," ucap dia.

















