Pemkot Bekasi Bangun 10 Halte Senilai Rp1,6 Miliar

Bekasi, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membangun halte modern di 10 titik. Salah satunya terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Medan Satria, tepatnya di depan Grand Mall.
Pantauan di lokasi, halte itu memiliki kursi panjang dengan kapasitas empat orang. Halte dengan dominan warna biru ini juga memiliki papan informasi yang masih kosong.
Selain itu, halte juga dilengkapi pengeras suara, pengisi daya ponsel, dan CCTV atau kamera pengawas yang terhubung dengan ATCS (Area Traffic Control System).
1. Memiliki anggaran Rp1,6 miliar

Pemkot bangun halte modern. (IDN Times/Imam Faishal) Berdasarkan penelusuran IDN Times melalui situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) lpse.bekasikota.go.id, Pemkot Bekasi membangun 7 halte besar dan 3 halte berukuran kecil menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2023.
Untuk halte yang besar, nilai pagu per satu halte sebesar Rp180 juta. Sementara halte berukuran kecil nilai pagu per satu halte mencapai Rp135 juta.
Jika dirincikan, 10 halte itu memakan anggaran mencapai Rp1.665.000.000.
2. Warga kaget halte memakan anggaran Rp180 juta

warga bernama Sugihati (50 tahun). (IDN Times/Imam Faishal) Sementara itu, seorang warga bernama Sugihati tercengang mengetahui satu halte besar menelan anggaran hingga Rp180 juta. Menurutnya, harga tersebut terlalu mahal untuk sebuah halte.
"Ya, kayanya cukup tinggi juga ya (biaya pembangunan), iya (sangat mahal)," kata perempuan berusia 50 tahun itu saat ditemui jurnalis, Kamis (18/1/2024) malam.
Meski begitu, dirinya pun merasakan kenyamanan dan keamanan saat berada di halte tersebut.
"Tapi cukup bagus untuk keamanan. Jadi kalau kita nunggu bus aman. Dilengkapi kamera CCTV, jadi keamanannya ada gitu, jadi lebih nyaman," jelasnya.
3. Lokasi halte Rp1,6 miliar

Pemkot bangun halte modern. (IDN Times/Imam Faishal) Adapun lokasi halte berada di Jalan Cut Mutia sebanyak lima titik, Jalan Sersan Aswan satu titik, Jalan Jenderal Sudirman depan Grand Mall satu titik.
Selain itu, di Jalan Jenderal Sudirman arah Stasiun Kranji satu titik dan di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur ada dua titik.
"Saya berharap semoga dengan ketersediaan sarana halte dan angkutan umum yang nyaman dapat menarik minat warga Kota Bekasi untuk menggunakan dan ikut memeliharanya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar melalui keterangan resminya, dikutip Kamis.























