Pulogebang Diguyur Rp100 Juta, Target Air Bersih Jakarta Dikejar

- Kelurahan Pulogebang menerima apresiasi Rp100 juta dari PAM JAYA atas dukungan perangkat warga dalam penambahan sambungan air minum perpipaan sepanjang Januari–Desember 2025.
- PAM JAYA menyediakan sambungan rumah gratis bagi pelanggan 2A1 dan 2A2 yang memenuhi syarat, serta mengajak perangkat warga melihat pengolahan air di IPA Buaran.
- Hingga September 2026, PAM JAYA melayani 1.214.635 pelanggan dengan cakupan 83,59 persen dan menargetkan layanan air minum perpipaan Jakarta mencapai 100 persen pada 2029.
Jakarta, IDN Times - Kelurahan Pulogebang, Jakarta Timur, menerima apresiasi senilai Rp100 juta dari PAM JAYA atas kontribusi perangkat warga dalam mendukung penambahan sambungan baru air minum perpipaan di Jakarta. Mereka berkontribusi dalam mendukung penambahan sambungan baru PAM JAYA selama Januari hingga Desember 2025.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengatakan keterlibatan perangkat warga membantu perusahaan memperluas jangkauan layanan air minum perpipaan. Sebab, perangkat warga memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menyampaikan informasi mengenai layanan tersebut.
"Upaya menghadirkan 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan bagi seluruh warga Jakarta membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Perangkat warga memiliki peran penting karena dekat dengan masyarakat dan memahami kebutuhan di lapangan. Kami mengapresiasi setiap kontribusi yang telah diberikan untuk bersama-sama memperluas akses air berkualitas bagi warga Jakarta," ujar Arief dalam keterangan, Rabu (4/11/2026).
1. Kebutuhan Air bersih bisa terpenuhi

Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM JAYA, Jakarta/ (dok PAM Jaya) Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan air perpipaan, PAM JAYA memiliki sejumlah program, di antaranya pemasangan sambungan rumah gratis bagi kelompok pelanggan 2A1 dan 2A2 yang memenuhi kriteria serta kartu air sehat.
Ketua RW 01 Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara, Eri Rohmani, mengatakan perangkat warga turut berperan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat penggunaan air perpipaan.
"Dengan adanya layanan air perpipaan PAM JAYA, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dan mendukung kesehatan warga. Kami juga memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi warga yang belum memahami manfaat layanan ini. Harapan saya, semakin banyak warga Jakarta yang mendaftar jadi pelanggan PAM JAYA"ujar Eri.
2. Kunjungan ke IPA

Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM JAYA, Jakarta./ (dok PAM JAYA) Dalam kegiatan tersebut, PAM JAYA juga mengajak para perangkat warga mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat proses pengolahan air hingga menjadi air minum perpipaan yang memenuhi standar kualitas Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, mengapresiasi kolaborasi PAM JAYA dengan perangkat warga. Menurutnya, perangkat warga memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi dan mendorong masyarakat menggunakan layanan air perpipaan.
3. PAM JAYA tercatat telah melayani 1.214.635 pelanggan

2029 Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Portable Semanan di Gudang Semanan Perumda Air Minum (PAM) Jaya, Jalan Raya Kresek, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (29/4) (dok. Pemprov DKI Jakarta) Hingga September 2026, PAM JAYA tercatat telah melayani 1.214.635 pelanggan dengan cakupan layanan mencapai 83,59 persen. Adapun panjang jaringan perpipaan mencapai 13.089 kilometer dengan kapasitas produksi 23.422 liter per detik.
PAM JAYA menargetkan cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta mencapai 100 persen pada 2029.



















