Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Sindir Anies soal Polusi: Susah Kalau Menyalahkan Angin

Prabowo Sindir Anies soal Polusi: Susah Kalau Menyalahkan Angin
Tiga paslon presiden dan wakil presiden saat mengikuti debat di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Jakarta, IDN Times - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, mempertanyakan kinerja Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Prabowo menyebut, DKI Jakarta diberikan anggaran jumbo setiap tahunnya. Namun masalah polusi tak dapat ditangani.

"Selama Mas Anies memimpin, sering sekali DKI menerima indeks polusi tertinggi di dunia. Bagaimana dengan anggaran Rp80 triliun? Pak Anies sebagai gubernur tidak dapat berbuat sesuatu yang berarti untuk mengurangi polusi?" tanya Prabowo dalam debat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Padahal, menurut Prabowo, APBD DKI Jakarta jauh lebih besar dibandingkan Jawa Barat yang notabene memiliki penduduk lebih banyak dibandingkan DKI Jakarta.

"Mas Anies pernah jadi gubernur 5 tahun di DKI. Anggaran DKI setahun sekitar Rp80 triliun. Jumlah penduduk DKI 10 juta kira-kira kurang lebih. APBD Jawa Barat Rp35 triliun, jumlah penduduknya 50 juta, 5 kali DKI," sebutnya.

Prabowo lantas menyinggung jawaban Anies mengenai angin tentang penyebab polusi di DKI Jakarta.

"Ya susah kalau kita menyalahkan angin. Jadi saya bertanya, saya bertanya dengan anggaran segitu besar, langkah-langkah yang bisa dilakukan dengan real dalam 5 tahun mengurangi polusi juga, di mana rakyat Jakarta begitu banyak yang mengalami sakit pernapasan," ujar Prabowo.

"Jadi, saya kira kalau kita dengan gampang menyalahkan angin, hujan dan sebagainya ya mungkin tidak perlu ada pemerintahan kalau begitu," tambahnya.

 

Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.

    Related Articles

    See More