Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Temui SBY Bahas Calon Alternatif, Bagaimana Nasib Koalisi?

Prabowo Temui SBY Bahas Calon Alternatif, Bagaimana Nasib Koalisi?
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/8). Pertemuan keduanya dilakukan demi meluruskan isu perpecahan koalisi antara Demokrat dan Gerindra.

  1. 1. Pertemuan membahas nasib koalisi

    IDN Times/Teatrika Handiko Putri
    IDN Times/Teatrika Handiko Putri

    Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan pertemuan 30 menit antara Prabowo dan SBY membicarakan kelanjutan koalisi.

    "Pertemuan itu adalah pertemuan yang digunakan oleh beliau untuk membicarakan tentang kelanjutan koalisi antara Demokrat-Gerindra, dalam hal pengusungan calon presiden Prabowo Subianto dan wakilnya," kata Muzani di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8).

  2. 2. Prabowo-SBY bicarakan calon-calon alternatif

    ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
    ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang calon-calon alternatif untuk mendampingi Prabowo.

    "Yang kedua, Prabowo dalam pertemuan tadi banyak diskusi dengan beliau tentang kemungkinan alternatif-alternatif," jelas Muzani.

  3. 3. Membicarakan power sharing di kabinet

    ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
    ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Pembahasan selanjutnya, tambah Muzani, Prabowo-SBY juga sempat membicarakan tentang 'power sharing' di kabinet, apabila Prabowo terpilih menjadi presiden.

    "Pak Prabowo juga banyak mendiskusikan tentang bagaimana power sharing yang akan dilakukan pada saatnya nanti ketika rakyat memberikan kepercayaan kepada beliau sebagai Presiden RI," ungkapnya.

  4. 4. Prabowo-SBY sepakat menjalin komunikasi lebih intens

    Dok. IDN Times
    Dok. IDN Times

    Dan yang terakhir, Prabowo-SBY telah sepakat untuk tetap berkomunikasi lebih intens menjelang penutupan pendaftaran.

    "Keduanya sepakat untuk melanjutkan komunikasi ini lebih intens lagi karena waktu yang makin mendesak. Prinsipnya seperti itu," terang dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More