Pramono Kelakar Transjakarta Blok M-Bandung, Transportasi DKI Disorot Dunia

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkelakar konektivitas Transjabodetabek dari Blok M kian luas, mencakup Bogor, Bekasi, Karawang, Alam Sutera, bahkan dibayangkan hingga Bandung.
- Blok M disebut menjadi destinasi populer bagi generasi muda melalui kuliner, musik, bisnis lokal, dan komunitas kreatif; kawasan ini terintegrasi langsung dengan MRT serta Transjakarta.
- Menurut Pramono, survei majalah Time Out menempatkan Jakarta pada peringkat ke-15 sistem transportasi publik terbaik dunia, di atas Tokyo, Beijing, New York, dan Washington, D.C.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkelakar jaringan transportasi publik yakni Transjabodetabek yang terhubung dengan Blok M bisa menjangkau berbagai wilayah, bahkan hingga Bandung, Jawa Barat, saking populernya.
"Bahkan, ada kelakar bahwa saat ini rute transportasi publik menghubungkan Blok M ke mana saja: dari Blok M ke Bogor, Blok M ke Bekasi, Blok M ke Karawang, Blok M ke Alam Sutera. Dan kelak barangkali Blok M ke Bandung, tenang saja, semuanya terhubung melalui Transjabodetabek," ujar Pramono saat saat menjadi pembicara dalam The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
1. Kawasan Blok M sangat populer

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam WCCE 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026)/ (dok Humas Pemprov DKI) Menurut Pramono, kawasan Blok M merupakan salah satu percontohan terbaik. Saat ini, Blok M telah menjelma menjadi salah satu destinasi terpopuler di Jakarta, khususnya bagi generasi muda, berkat kekayaan kuliner, panggung musik, geliat bisnis lokal, dan dinamika komunitas kreatifnya.
"Saking populernya, masyarakat kerap menjulukinya sebagai 'Negara Blok M' atau 'Republik Blok M'," katanya.
2 Kawasan Blok M terintegrasi jaringan MRT dan Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Selain itu, Blok M terintegrasi dengan jaringan MRT dan Transjakarta, sehingga memudahkan masyarakat mengakses kawasan tersebut.
"Blok M kini juga terintegrasi langsung dengan jaringan MRT dan Transjakarta, mempermudah mobilitas masyarakat. Ini adalah bukti nyata bagaimana transportasi publik dan aktivitas kreatif dapat saling menguatkan," katanya.
3. Transportasi Jakarta duduki peringkat ke-15 dunia

Ilustrasi penumpang Transjakarta. (dok. Pemprov DKI Jakarta) Pramono mengatakan, Jakarta kini menempati peringkat ke-15 sistem transportasi publik terbaik di dunia berdasarkan survei majalah Time Out. Menurutnya, kualitas transportasi publik Jakarta bahkan dinilai lebih unggul dibandingkan sejumlah kota besar dunia, seperti Tokyo, Beijing, New York, dan Washington, D.C.
"Mengapa poin ini saya letakkan di akhir? Karena saya yakin persepsi publik terhadap Jakarta kini telah bertransformasi seiring majunya sistem transportasi kita. Saya mengimbau seluruh delegasi dari berbagai daerah maupun mancanegara untuk mencoba menggunakan MRT, mengingat stasiunnya sangat dekat dari lokasi acara ini.” ucapnya.





















