Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono: Ekonomi Kreatif Sumbang Rp410 Triliun ke PDRB Jakarta

2 min read
Pramono: Ekonomi Kreatif Sumbang Rp410 Triliun ke PDRB Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE 2026) di Jakarta, Jumat (23/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatingrum)
  • Gubernur Pramono Anung menyebut ekonomi kreatif menyumbang lebih dari Rp410 triliun, setara hampir 11 persen PDRB Jakarta, sehingga menjadi penggerak penting pertumbuhan ekonomi kota.

  • Pestapora dan konser The Weeknd menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp250 miliar dalam satu akhir pekan; Jakarta Fair 2026 mencatat transaksi Rp8,2 triliun dari 6,1 juta pengunjung.

  • WCCE 2026 melibatkan lebih dari 6.100 peserta dari 80 negara dan menghasilkan Jakarta Vision, yang akan dibawa ke PBB terkait keadilan platform digital, AI, pendanaan, serta akses pasar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar Rp410 triliun terhadap perekonomian Jakarta. Nilai tersebut setara dengan hampir 11 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta.

Menurut Pramono, besarnya kontribusi tersebut menunjukkan bahwa ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta.

"Sektor ekonomi kreatif Jakarta menyumbang lebih dari Rp410 triliun rupiah, atau sekitar 11 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah kami. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian kita," ucap Pramono saat membuka WCCE 2026, Jumat (23/10/2026).

  1. 1. Perputaran ekonomi konser Rp250 miliar

    Konser
    ilustrasi konser (unsplash.com/Austin Neill)

    Menurutnya, penyelenggaraan berbagai kegiatan kreatif, hiburan, dan festival berskala internasional telah menjadi penggerak aktivitas ekonomi Jakarta. Festival musik Pestapora dan konser The Weeknd, misalnya, disebut menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp250 miliar dalam satu akhir pekan.

    "Dampak nyata tersebut dapat kita saksikan melalui berbagai perhelatan yang terselenggara di Jakarta. September lalu, kita menggelar festival Pestapora, dan pada saat yang bersamaan digelar pula konser The Weeknd selama dua hari di Jakarta International Stadium (JIS), yang menghasilkan perputaran ekonomi hampir Rp250 miliar rupiah hanya dalam kurun satu akhir pekan," ucapnya.

  2. 2. Pramono akan gelar Great Sale

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Selain itu, Jakarta Fair 2026 mencatat transaksi sekitar Rp8,2 triliun dengan 6,1 juta pengunjung, sedangkan Festival Jakarta Great Sale membukukan transaksi sekitar Rp26,8 triliun.

    "Kami juga akan kembali mengadakan Great Sale mulai awal Desember hingga Maret mendatang. Oleh karena itu, bagi siapa pun dan dari mana pun Anda datang, silakan nikmati Jakarta dan belanjakan uang Anda, terlebih nilai tukar saat ini cukup kompetitif di Jakarta," katanya

  3. 3. WCCE 2026 lahirkan dokumen Jakarta Vision

    siaranpers_pemprov_dki-20261023115829_6vhrci_231.jpeg
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam WCCE 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026)/ (dok Humas Pemprov DKI)

    Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan WCCE 2026 yang melibatkan lebih dari 6.100 peserta dari 80 negara lebih.

    Ia juga menyoroti lahirnya dokumen Jakarta Vision, hasil pertemuan tingkat menteri yang melibatkan 38 kepala delegasi, sebagai aspirasi bersama untuk memperjuangkan kepentingan pelaku ekonomi kreatif di tingkat global.

    “Dokumen tersebut akan dibawa ke PBB. Itu juga aspirasi dari para kreator kita, termasuk pelaku ekonomi kreatif di Jakarta, terkait fairness terhadap bagi hasil di platform-platform digital, hadirnya AI, kemudian juga akses pendanaan dan akses pasar,” ujar Teuku Riefky.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More