Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rekor Baru! Puncak Arus Balik Lebaran Tembus 256 Ribu Kendaraan

Rekor Baru! Puncak Arus Balik Lebaran Tembus 256 Ribu Kendaraan
Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Intinya Sih
  • Volume kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 2026 mencapai 256.388 unit, meningkat 14,8 persen dibanding tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.
  • Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel serta menyiapkan ribuan pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di berbagai wilayah.
  • Polri memfokuskan pengamanan pada lebih dari 185 ribu objek vital nasional, sementara kondisi arus balik menjelang akhir operasi dinilai tetap terkendali meski masih ada sekitar 250 ribu kendaraan di jalur Trans Jawa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengungkapkan volume kendaraan pada puncak arus balik Lebaran tahun 2026 mencapai 256.388 kendaraan. Angka ini tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan arus balik Lebaran.

“Arus balik puncaknya adalah 256.388 (kendaraan). Ini juga terbanyak arus balik sepanjang sejarah ini karena tahun lalu adalah 223.163, jadi ada peningkatan 14,8 persen,” katanya di Sukoharjo, Jawa Tengah, dikutip ANTARA Rabu (25/3/2026).

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 58 persen kendaraan atau sekitar 1.958.000 kendaraan telah kembali ke wilayah Jakarta. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 250 ribu kendaraan yang berada di jalur Trans Jawa menuju Jakarta yang perlu dikelola hingga Operasi Ketupat 2026 berakhir nanti malam.

1. Operasi ketupat 2026 berlangsung 13 hari dengan ribuan pos pelayanan

Kondisi arus balik terkini di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan pada arus balik Lebaran 2025 terjadi antrean panjang kendaraan, Sabtu (5/4/2025) sore. (IDN Times/Muhaimin Abdullah).
Kondisi arus balik terkini di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan pada arus balik Lebaran 2025 terjadi antrean panjang kendaraan, Sabtu (5/4/2025) sore. (IDN Times/Muhaimin Abdullah).

Diketahui, Operasi Ketupat 2026 digelar selama 13 hari, terhitung mulai Jumat, 13 Maret hingga Rabu, 25 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan rangkaian arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Untuk mendukung kelancaran operasi, Polri disebut menyiapkan 2.746 pos yang tersebar di berbagai lokasi. Jumlah tersebut terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

2. Fokus pengamanan menyasar 185 ribu objek strategis

Puncak arus balik dari Sumatra ke Jawa diprediksi terjadi hari ini dan besok
Puncak arus balik dari Sumatra ke Jawa diprediksi terjadi hari ini dan besok (dok. ASDP)

Tak hanya itu, rangkaian pengamanan yang dilaksanakan dalam Operasi Ketupat 2026 disebut memusatkan perhatian pada 185.607 titik objek vital yang tersebar di berbagai wilayah.

Objek-objek tersebut meliputi masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

3. Kondisi arus balik dinilai terkendali jelang akhir operasi

Arus balik H+5 Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (5/4/2025). (IDN Times/Martin L Tobing).
Arus balik H+5 Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (5/4/2025). (IDN Times/Martin L Tobing).

Lebih jauh, Agus menyebut kondisi arus balik hingga menjelang berakhirnya Operasi Ketupat 2026 masih dalam keadaan terkendali. Hal ini tercermin dari jumlah kendaraan yang tersisa di jalur Trans Jawa menuju Jakarta yang tinggal sekitar 250 ribu unit.

“Artinya kalau nanti malam Operasi Ketupat selesai, ini kurang lebih tinggal 250 ribu kendaraan yang harus kita kelola yang ada di Trans Jawa menuju Jakarta. Jadi, cukup terkendali,” katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More