Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Teddy Sebut Wacana Pemotongan Gaji Menteri Masih Dikaji

Teddy Sebut Wacana Pemotongan Gaji Menteri Masih Dikaji
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
  • Teddy Indra Wijaya menyatakan wacana pemotongan gaji menteri masih dalam tahap kajian dan belum ada keputusan resmi dari pemerintah.
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mendukung pemotongan gaji pejabat serta berencana menetapkan persentase penghematan anggaran bagi setiap kementerian dan lembaga.
  • Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan para menteri merumuskan langkah efisiensi APBN, termasuk opsi pemotongan gaji pejabat dan pengurangan belanja non-prioritas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan, wacana pemotongan gaji menteri Kabinet Merah Putih masih dikaji. Namun, Teddy enggan membeberkannya secara rinci.

"Tanya kepada yang menyampaikan kemarin. Jadi intinya untuk konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini, nanti kita lihat, belum ada keputusan apapun," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026).

1. Purbaya setuju gaji menteri dipotong

Teddy Sebut Wacana Pemotongan Gaji Menteri Masih Dikaji
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mendukung wacana pemotongan gaji menteri dan wakil menteri. Dia menilai langkah tersebut positif mengingat gaji pejabat saat ini sudah cukup besar.

Meski demikian, kebijakan tersebut masih bersifat usulan dan belum diputuskan secara resmi oleh pemerintah untuk segera diterapkan dalam waktu dekat.

"Setuju, itu kan bagus, gajinya sudah kegedean. Kalau itu bagus," kata dia kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

2. Anggaran kementerian/lembaga akan dipotong

Teddy Sebut Wacana Pemotongan Gaji Menteri Masih Dikaji
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Halal Bihalal bersama Media. (IDN Times/Triyan).

Terkait efisiensi anggaran, Purbaya menjelaskan koordinasi telah dilakukan bersama Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian. Dia menyebut awalnya kementerian/lembaga diminta melakukan pemotongan secara mandiri.

Namun, belakangan dia berencana menetapkan langsung persentase pemotongan yang harus diikuti oleh setiap instansi pemerintah.

"Saya minta tadinya kementerian untuk memotong sendiri, tapi mereka kalau disuruh gitu nggak mau memotong, dia naikin semua malah. Kalau bisa saya tentuin, saya potong berapa persen, nanti mereka yang sesuaikan. Nanti kita akan kasih tahu ke mereka," ujar dia.

3. Prabowo minta menteri kaji efisiensi anggaran

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia usai lawatan ke Jepang dan Korea Selatan (dok. Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia usai lawatan ke Jepang dan Korea Selatan (dok. Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan jajaran menteri untuk merumuskan langkah efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna menghadapi ketidakpastian geopolitik global.

Mengacu pada kebijakan Pakistan, Prabowo mempertimbangkan pemotongan gaji anggota kabinet dan DPR RI, serta penghentian belanja barang non-prioritas seperti kendaraan dan mebel.

​Prabowo optimistis Indonesia mampu melakukan efisiensi serupa sebagaimana keberhasilan penanganan pandemik COVID-19 melalui penghematan BBM dan sistem kerja yang lebih fleksibel.

"Ini saya minta dibicarakan nanti ya, mungkin oleh Menko-Menko nanti, berapa hari ini kita lihat, kita pikirkan, dulu kita atasi COVID berhasil kita dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," kata dia dikutip IDN Times, Senin (16/3/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More