Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tim Hukum Prabowo: Paslon 02 Menang di Luar RI Meski Tanpa Bansos

Tim Hukum Prabowo: Paslon 02 Menang di Luar RI Meski Tanpa Bansos
Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Jakarta, IDN Times - Kuasa hukum paslon 02, Otto Hasibuan, mengatakan narasi yang dibangun kuasa hukum pemohon satu dan dua soal kemenangan Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024 lantaran dipicu pembagian bansos dalam jumlah masif terbantahkan.

Bantahan serupa juga berlaku soal penempatan penjabat kepala daerah yang kerap dituding memobilisasi ASN, agar memilih paslon 02. Buktinya, kata Otto, Prabowo-Gibran meraih suara mayoritas di dapil luar negeri.

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), paslon nomor urut dua meraih 427.871 suara. Daftar Pemilih Tetap (DPT) di luar negeri mencapai 687.978.

"Itu membuktikan tuduhan mereka itu tidak benar, patah gitu lho. Hanya asumsi-asumsi atau narasi-narasi kecurigaan. Mereka curiga dan menduga Pak Presiden menunjuk penjabat kepala daerah. Tapi terbukti gak ada (bukti itu). Di luar negeri kan juga gak ada penjabat (kepala daerah), gak ada bansos. Kan tetap saja yang menang paslon 02," ujar Otto di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (4/4/2024).

Ia berharap usai persidangan pagi tadi di MK tidak ada lagi narasi yang menyudutkan Presiden Joko "Jokowi" Widodo. Soal penunjukkan penjabat kepala daerah, kata Otto, akan lebih jelas di sidang lanjutan usai rehat sore ini. Sebab, salah satu saksi merupakan Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia. Sedangkan, terkait distribusi bansos, kata Otto, akan lebih jelas ketika Menteri Sosial Tri Rismaharini hadir pada Jumat, 5 April 2024.

Sementara, Ketua Pembela Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, menepis pernyataan anggota tim hukum paslon 01, Bambang Widjojanto. Yusril membantah Jokowi ikut berkampanye bagi paslon 02 di daerah-daerah di mana terdapat penjabat kepala daerah.

"Setahu saya Pak Presiden tidak pernah berkampanye. Itu perlu saya luruskan, nanti jadi fitnah," kata Yusril di tempat yang sama.

Diketahui, Jokowi memang tidak pernah mengajukan cuti untuk berkampanye bagi paslon tertentu. Tetapi, ketika Jokowi dan Ibu Negara, Iriana berkunjung ke Salatiga, Jateng, ia sempat menunjukkan gestur salam dua jari. Iriana mengacungkan salam dua jari dari dalam mobil kenegaraan.

    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

    Related Articles

    See More