Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tragedi Maut KA Bekasi, DPR: Tuntaskan Darurat Perlintasan Sebidang

Tragedi Maut KA Bekasi, DPR: Tuntaskan Darurat Perlintasan Sebidang
Pimpinan Komisi V DPR RI Lasarus dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai rapat pengelolaan banjir Jabodetabek (IDN Times/Shemi)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mendesak pemerintah menuntaskan darurat perlintasan sebidang usai kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
  • Data KAI menunjukkan masih ada ribuan perlintasan sebidang di Indonesia, dengan ratusan titik belum dijaga meski jumlahnya menurun dari 2024 ke 2025.
  • Lasarus menegaskan jalur kereta harus steril dari hambatan agar tragedi serupa tak terulang, sekaligus menyampaikan duka cita bagi korban kecelakaan yang menewaskan tujuh orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan darurat lintasan sebidang yang sering menjadi salah satu pemicu kecelakaan kereta.

Hal ini disampaikan Lasarus menanggapi kecelakaan maut kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026) malam.

Data KAI mengungkap jumlah perlintasan sebidang pada 2024, tercatat sebanyak 3.896 perlintasan sebidang, yang terdiri atas 2.803 perlintasan terdaftar dan 1.093 perlintasan tidak terdaftar. Dari jumlah tersebut, 1.832 perlintasan telah dijaga, sementara 971 perlintasan belum dijaga.

Memasuki 2025, jumlah perlintasan sebidang menurun menjadi 3.703 titik, yang mencakup 2.776 perlintasan terdaftar dan 927 perlintasan tidak terdaftar. Kemudian, Desember 2025, perlintasan yang telah dijaga sebanyak 1.864 titik, sedangkan perlintasan yang tidak dijaga berkurang menjadi 912 titik.

"Kita minta kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan darurat perlintasan sebidang di Indonesia," kata Lasarus kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Anggota Fraksi PDIP DPR RI itu menegaskan, jalur kereta api seharusnya steril dari segala hambatan. Menurutnya, jika darurat perlintasan sebidang tersebut tidak segera diselesaikan dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan kecelakaan kereta api akan terus terjadi di Indonesia.

“Makanya di seluruh dunia ini jalur kereta api itu clear and clean, kecuali di Indonesia. Oleh sebab itu jika darurat perlintasan sebidang tidak tertangani dengan baik, maka ada ribuan kemungkinan kecelakaan akan kembali terjadi,” kata dia.

Lasarus menyampaikan, duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kereta api tersebut. Ia pun meminta seluruh petugas untuk mengutamakan keamanan korban dengan baik.

"Selaku pimpinan Komisi V DPR menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan tersebut. Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan," kata dia.

Diketahui, terjadi kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat. Akibat insiden tersebut, sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan puluhan orang lain masih menjalani perawatan intensif.

Sebagai informasi, peristiwa ini diduga bermula dari adanya taksi berwarna hijau yang tertabrak KRL di pelintasan kereta. Setelah rangkaian tersebut berhasil dievakuasi, insiden lanjutan terjadi.

Kecelakaan kedua terjadi saat KRL tujuan Jakarta–Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut pada Senin (27/4/2026) malam.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More