Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo: Kalau Keputusannya Mengadakan Pengadilan HAM, Kita Adakan

Prabowo: Kalau Keputusannya Mengadakan Pengadilan HAM, Kita Adakan
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (YouTube/IDN Times)

Jakarta, IDN Times - Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto menjawab pertanyaan dari capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengenai kasus pelanggaran HAM berat.

"Kalau Bapak (Prabowo) di situ apakah akan membuat pengadilan HAM dan membereskan rekomendasi DPR?" tanya Ganjar dalam debat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Prabowo memastikan akan menegakkan hak asasi manusia. Prabowo menilai pertanyaan Ganjar tendensius.

"Masalah yang bapak tanyakan agak tendensius. Kenapa yang 13 orang hilang pada saat itu ditanya kepada saya? Itu tendensius, Pak Ganjar. Dan wakil bapak (Mahfud MD) yang mengurusi ini selama ini. Jadi, kalau memang keputusannya mengadakan pengadilan HAM, ya kita adakan pengadilan HAM, gak ada masalah," jelas Prabowo.

Menurut Prabowo, isu pelanggaran HAM berat selalu menyeruak setiap lima tahun sekali, di kala suara Prabowo unggul dalam survei pemilu.

"Saya sudah jawab berkali-kali tiap 5 tahun, kalau polling saya naik ditanya lagi soal itu. Bapak tahu data gak? Bapak tanya ke Kapolda tahun ini berapa orang hilang di DKI? Tahun ini. Ada mayat yang diketemukan baru beberapa hari lalu dan sebagainya, come on, Mas Ganjar," tuturnya.

"Jadi, saya tadi katakan saya merasa bahwa saya yang sangat keras membela hak asasi manusia. Nyatanya orang-orang yang dulu ditahan, yang katanya saya culik sekarang ada di pihak saya, membela saya saudara-saudara sekalian. Jadi masalah HAM jangan dipolitisasi Mas Ganjar, menurut saya," tambah Prabowo.

    Related Articles

    See More