Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

15 Negara Muslim Kecam Keputusan Israel Kirim Dubes ke Somaliland

15 Negara Muslim Kecam Keputusan Israel Kirim Dubes ke Somaliland
potret negara Muslim dunia (unsplash.com/Emin Huric)
Intinya Sih
  • Sebanyak 15 negara Muslim mengecam keputusan Israel mengirim duta besar ke Somaliland karena dianggap melanggar kedaulatan Somalia yang masih menganggap Somaliland bagian dari wilayahnya.
  • Somaliland menanggapi kecaman tersebut dengan menyebut negara-negara Muslim munafik dan menegaskan bahwa kemitraannya dengan Israel adalah bentuk pengakuan atas stabilitas serta kemandiriannya.
  • Israel resmi mengirim dubes Michael Lotem ke Somaliland sebagai tindak lanjut pengakuan kedaulatan pada Desember 2025, menjadikannya negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sebanyak 15 negara Muslim dunia mengecam keputusan Israel untuk mengirim seorang duta besar (dubes) ke Somaliland. Kecaman tersebut termuat dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Sabtu (18/4/2026).

Dalam pernyataan tersebut, 15 negara Muslim menyebut keputusan Israel untuk mengirim dubes ke Somaliland sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan Somalia. Sebab, Somaliland hingga kini belum diakui sebagai negara berdaulat karena masih dianggap bersatu dengan Somalia. 

“Keputusan itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Somalia," bunyi kutipan pernyataan bersama Menteri Luar Negeri 15 negara Muslim dunia yang terdiri dari Oman, Kuwait, Arab Saudi, Mesir, Somalia, Sudan, Libya, Bangladesh, Aljazair, Turki, Indonesia, Pakistan, Mauritania, Yordania, dan Palestina, seperti dilansir Jerusalem Post.

1. Somaliland merespons kecaman dari negara Muslim dunia

Abdirahman Mohamed Abdillahi sedang menghadiri pertemuan penting.
potret Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdillahi (commons.wikimedia.org/Waddani Party)

Kecaman yang dilontarkan 15 negara Muslim tadi lantas direspons oleh Somaliland. Somaliland menyebut negara-negara Muslim yang mengecam mereka sebagai negara yang munafik. Somaliland juga menegaskan kepada negara Muslim tersebut untuk jangan mencampuri urusan dalam negeri negara lain.  

“Munafik! Mengapa kalian tidak mengutuk Al-Shabaab? Mengapa kalian tidak mengutuk ISIS, Taliban, al-Qaeda, Hizbullah, atau teror dari proksi Iran? Republik Somaliland adalah satu-satunya negara sukses yang damai, demokratis, stabil, dan bebas teror di seluruh Tanduk Afrika,” bunyi pernyataan resmi Somaliland dalam unggahan di X.

“Israel telah mengakui kebenaran ini dan sedang menjalin kemitraan yang tulus dengan kami. Kita semua memahami bahwa kecaman palsu kalian semata-mata berasal dari kebencian terhadap Israel dan keinginan untuk mencegah Republik Somaliland, sebuah negara Muslim, memperoleh kemerdekaan dari pengaruh kalian,” lanjut pernyataan tersebut.

2. Israel mengirim duta besar sebagai pengakuan mereka terhadap Somaliland

Bendera Israel (pexels/Thắng-Nhật Trần)
Bendera Israel (pexels/Thắng-Nhật Trần)

Israel sendiri resmi mengirim seorang dubes bernama Michael Lotem untuk bertugas di Somaliland pada Rabu (15/4/2026). Lotem menjadi dubes pertama yang ditugaskan Israel untuk mewakili mereka di Somaliland.

Pengiriman dubes ini dilakukan Israel untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Somaliland. Selain itu, langkah ini juga dilakukan sebagai perwujudan resmi Israel yang telah mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat pada Desember 2025 lalu. Israel menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat. 

Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullah, menganggap pengakuan tersebut sebagai anugerah. Ia berharap hubungan Israel dan Somaliland tetap terjaga untuk menjalin kerja sama yang lebih strategis.   

3. Somaliland sudah mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia sejak 1991

Bendera Somaliland sedang berkibar.
potret bendera Somaliland (commons.wikimedia.org/Government of Somaliland)

Sebagai informasi, Somaliland sebetulnya sudah menyatakan kemerdekaannya dari Somalia sejak 1991. Sejak saat itu, Somaliland benar-benar lepas dari kendali Somalia. Mereka punya pemerintahan dan mata uang sendiri.   

Kendati sudah mendeklarasikan kemerdekaan selama 30 tahun, Somaliland ternyata belum diakui sebagai negara berdaulat. Belum ada satu pun negara di dunia ini yang mengakui mereka selain Israel. Bahkan, Somalia juga masih menganggap Somaliland sebagai bagian dari wilayah teritorialnya.

Oleh karena itu, Somalia mengecam keras pengakuan Israel terhadap Somaliland. Sebab, mereka menilai tindakan tersebut sudah mengancam kedaulatan nasional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More