Brasil Turunkan Status Hubungan Diplomatik dengan Argentina

- Brasil menurunkan hubungan diplomatik dengan Argentina ke tingkat kuasa usaha setelah ketegangan terkait dukungan Javier Milei kepada Flavio Bolsonaro dan serangan Milei terhadap Lula da Silva.
- Menlu Brasil Mauro Vieira memanggil Dubes Argentina Daniel Raimondi, menyerahkan surat protes, dan menyatakan penurunan status berlaku selama pernyataan Milei terhadap Lula berlanjut.
- Argentina menyayangkan keputusan sepihak Brasil, sementara krisis ini menjadi yang terburuk dalam bertahun-tahun meski keduanya merupakan negara terbesar Amerika Selatan dan mitra dagang Mercosur.
Jakarta, IDN Times - Brasil mengumumkan penurunan status hubungan diplomatik dengan Argentina pada Selasa (4/8/2026). Langkah ini menyusul ketegangan antara kedua negara usai dukungan Presiden Argentina, Javier Milei kepada Calon Presiden Brasil, Flavio Bolsonaro.
Penurunan status hubungan diplomatik antara Brasil dan Argentina ini menjadi yang pertama dalam beberapa dekade. Kini, Kantor Kedutaan Besar Brasil di Buenos Aires masih akan beroperasi, tapi hanya dikepalai oleh kuasa usaha.
1. Menlu Brasil panggil Dubes Argentina untuk layangkan protes

Menteri Luar Negeri (Menlu) Brasil, Mauro Vieira memanggil Duta Besar Argentina di Brasilia, Daniel Raimondi. Ia memberikan langsung surat protes dan keputusan menurunkan status hubungan diplomatik dengan negara tetangganya.
“Selama pernyataan buruk Milei kepada Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva masih berlanjut, keputusan untuk menurunkan hubungan ke level kuasa usaha tetap dijalankan,” terangnya, dikutip dari Mercopress.
Ketegangan antara Argentina dan Brasil semakin memanas setelah Milei menyebut bahwa Lula adalah pencuri, orang yang divonis hukum, dan sampah sosialis. Ia pun menghina penampilan fisik dari Mahkamah Federal Brasil, Alexandre de Moraes.
2. Argentina menyayangkan keputusan Brasil

Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Argentina menyayangkan keputusan tersebut dan menekankan bahwa keputusan itu dibuat secara sepihak. Menurutnya, keputusan itu justru akan membuat Brasil mengisolasi diri dari negara di kawasan Amerika Latin.
Dilansir EFE, pemerintah Argentina menyebut sudah ada sejumlah pernyataan dan dukungan politik antar-pemimpin dari kedua negara. Namun, Argentina tidak membawa masalah ini ke ranah diplomatik.
“Argentina memastikan bahwa hubungan antarnegara harus direspons untuk kepentingan rakyat dan bukan bukan mementingkan kepentingan personal atau politik tertentu dari pihak penguasa,” terangnya.
3. Brasil dan Argentina alami krisis diplomatik terburuk

Pada akhir pekan lalu, Brasil resmi memanggil Duta Besar di Buenos Aires, Julio Bitelli yang menandai buruknya hubungan Brasil dan Argentina. Bahkan, respons diplomatik ini yang terburuk selama bertahun-tahun.
Padahal, Brasil dan Argentina dikenal sebagai dua negara terbesar di Amerika Selatan dan rekan dagang terbesarnya. Keduanya tergabung dalam blok perdagangan bebas Mercosur yang terdiri dari Brasil, Argentina, Paraguay, dan Uruguay.




















