- Arab Saudi: KBRI Riyadh (+966 569173990) & KJRI Jeddah (+966 503609667)
- Uni Emirat Arab: KBRI Abu Dhabi (+971 566156259) & KJRI Dubai (+971 564170333 / +971 563322611)
- Qatar: KBRI Doha (+974 44657945 / 44664981 / 33322875)
- Kuwait: KBRI Kuwait City (+965 97206060 / 97809760)
- Bahrain: KBRI Manama (+973 38791650)
- Yordania: KBRI Amman (+962 779150407)
- Irak: KBRI Baghdad (+964 7769842020)
- Iran: KBRI Tehran (+98 9914668845 / +98 9024668889)
- Lebanon: KBRI Beirut (+961 70817310)
- Suriah: KBRI Damaskus (+963 954444810)
Catat! Daftar Hotline KBRI di Timur Tengah untuk Kondisi Darurat

- Kemlu RI dan perwakilan di Timur Tengah memperkuat koordinasi untuk memastikan keselamatan WNI di tengah situasi konflik yang terus berubah.
- Pemerintah mengimbau masyarakat menunda perjalanan ke kawasan Timur Tengah hingga kondisi keamanan dinilai lebih kondusif.
- KBRI Teheran melaporkan 329 WNI dalam kondisi aman dan terus menjaga komunikasi intensif dengan mereka di berbagai kota Iran.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama seluruh Perwakilan RI di Timur Tengah memperketat koordinasi dan komunikasi dengan para WNI yang berada di wilayah terdampak konflik. Langkah tersebut diambil untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia di tengah situasi keamanan yang dinamis.
Kemlu mengimbau seluruh WNI di kawasan tersebut agar tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan.
"Seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi secara berkala dengan Perwakilan RI terdekat," tulis Kemlu melalui akun Instagram resminya, Sabtu (1/3/2026).
Table of Content
1. Pemerintah minta masyarakat tunda perjalanan ke Timur Tengah

Bagi warga Indonesia yang memiliki rencana melakukan perjalanan atau sekadar transit di kawasan Timur Tengah, pemerintah menyarankan agar rencana tersebut dipertimbangkan kembali.
"Masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan melalui atau transit di kawasan Timur Tengah agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan dan menunda perjalanan hingga situasi lebih kondusif," tulis Kemlu.
2. Daftar hotline darurat yang bisa dihubungi

Dalam kondisi mendesak, WNI dapat segera menghubungi saluran siaga Direktorat Pelindungan WNI Kemlu di nomor +62 812-9007-0027. Selain itu, masyarakat juga bisa menghubungi hotline di masing-masing perwakilan negara berikut:
3. KBRI catat 329 WNI dalam kondisi aman

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran memastikan terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Iran menyusul serangan yang dilakukan sejumlah negara terhadap wilayah tersebut.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Iran dan Turkmenistan, Roy Sumirat, mengatakan, fokus utama KBRI saat ini adalah menjaga komunikasi intensif dengan seluruh WNI yang berada di berbagai kota di Iran.
“Konsentrasi KBRI Teheran adalah melakukan komunikasi dua arah dengan seluruh WNI di Iran," kata dia dalam keterangannya, Jumat (28/2/2026).

















