Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Enam Orang Tewas akibat Ledakan Mortir di Pasar Pakistan

Enam Orang Tewas akibat Ledakan Mortir di Pasar Pakistan
Ilustrasi Bendera Pakistan (freepik.com/user5742774)
Intinya Sih
  • Enam warga sipil, termasuk dua anak-anak, tewas akibat ledakan mortir di pasar Thall, Distrik Hangu, Pakistan, sementara 13 orang lainnya terluka dengan tiga korban dalam kondisi kritis.
  • Aparat keamanan Pakistan melakukan operasi gabungan selama tiga hari untuk memburu kelompok bersenjata Fitna al-Khawarij dan memastikan area publik serta sekolah di sekitar lokasi kejadian tetap aman.
  • Distrik Hangu dikenal rawan konflik karena aktivitas kelompok bersenjata seperti TTP yang meningkat sejak 2021, membuat warga sipil sering menjadi korban di wilayah perbatasan Pakistan-Afghanistan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Enam warga sipil tewas akibat ledakan mortir di sebuah pasar di wilayah barat laut Pakistan, pada Kamis (7/5/2026). Dari jumlah tersebut, dua di antaranya adalah anak-anak.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Thall, Distrik Hangu, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang berbatasan dengan Afghanistan. Selain korban tewas, ada 13 orang yang terluka, dengan tiga orang di antaranya dalam kondisi kritis.

1. Awal mula jatuhnya mortir di pasar

Peristiwa ini bermula saat kelompok bersenjata saling tembak dengan aparat keamanan di wilayah Zargari dan sekitarnya. Saat itu, sebuah peluru mortir meleset dan jatuh di area pasar yang sedang didatangi banyak warga.

Kepala Polisi setempat, Tariq Habib, membenarkan jumlah korban tersebut dan menyebutkan bahwa tiga dari 13 korban luka berada dalam kondisi kritis.

"Saat kami sedang memindahkan korban yang terluka, para penyerang kembali menyerang tempat yang sama," kata Tariq Habib, dilansir The Hindu.

Setelah ledakan, aparat keamanan langsung menutup area sekitar. Tim penyelamat kemudian membawa para korban ke rumah sakit terdekat. Enam korban luka berat lalu dipindahkan ke rumah sakit di Kohat untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Situasi di lokasi kejadian sempat tidak terkendali. Warga berlarian untuk menyelamatkan diri, sementara aparat terus memeriksa lokasi untuk mencegah serangan lanjutan.

2. Operasi keamanan dan pencarian pelaku

Kepolisian Distrik Hangu bersama Departemen Kontra-Terorisme (CTD), Korps Perbatasan, dan Angkatan Darat Pakistan sedang melakukan operasi keamanan selama tiga hari terakhir. Operasi ini bertujuan mencegah masuknya lebih dari 100 orang dari kelompok bersenjata yang terkait dengan kelompok Fitna al-Khawarij.

"Para petugas yang bekerja keras melindungi warga adalah kebanggaan kami," kata Inspektur Jenderal Kepolisian Khyber Pakhtunkhwa, Zulfiqar Hameed, dilansir Daily Pakistan.

Hingga Jumat (8/5/2026), aparat memastikan bahwa tempat umum, sekolah, dan kawasan perbukitan di sekitar lokasi sudah aman dari kelompok bersenjata. Inspektur Jenderal Kepolisian Khyber Pakhtunkhwa, Zulfiqar Hameed memastikan operasi terhadap kelompok Fitna al-Khawarij akan terus dilanjutkan sampai kelompok itu tidak bisa lagi beroperasi.

3. Kondisi keamanan di wilayah perbatasan

Distrik Hangu adalah salah satu wilayah rawan di Khyber Pakhtunkhwa yang sudah sering mengalami berbagai tindakan kekerasan. Kelompok bersenjata seperti Tehreek-i-Taliban Pakistan (TTP) diketahui sangat aktif di daerah ini. Berdasarkan pengamatan para ahli dan keterangan pejabat pemerintah Pakistan, serangan kelompok bersenjata di negara tersebut meningkat tajam sejak kelompok Taliban menguasai Kabul pada tahun 2021.

Pemerintah Pakistan sering menuduh Afghanistan gagal memberantas kelompok bersenjata yang bersembunyi di wilayah mereka untuk merencanakan serangan ke Pakistan. Namun, kelompok Taliban di Kabul menolak tuduhan tersebut. Peristiwa di Hangu ini kembali menunjukkan bahwa warga sipil sering menjadi korban dalam konflik yang terus terjadi di kawasan perbatasan kedua negara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Related Articles

See More