Gempa M 7,2, Peru Tetapkan Status Darurat di 5 Distrik

- Peru menetapkan keadaan darurat 60 hari di lima distrik Provinsi Parinacochas dan Huanca Sancos setelah gempa magnitudo 7,2, untuk mempercepat respons serta rehabilitasi.
- Gempa merusak parah 83 rumah, 20 sekolah, fasilitas kesehatan, transportasi, dan fasilitas publik; hampir 500 warga terdampak, tiga orang terluka, tanpa korban jiwa.
- Pemerintah mengirim bantuan kesehatan, obat, vaksin, makanan, minuman, dan pakaian hangat. IGP mencatat 568 gerakan seismik di Peru, dengan Lima, Arequipa, dan Ica paling sering diguncang.
Jakarta, IDN Times - Peru mendeklarasikan keadaan darurat di lima distrik yang terdampak gempa bumi pada Minggu (23/8/2026). Kelima distrik di Provinsi Huanca Sancos dan Parinacochas diketahui jadi area paling terdampak gempa bumi 7,2 magnitudo.Â
Sebelumnya, sudah terjadi dua gempa bumi hebat di Venezuela dan Kolombia. Bencana gempa bumi di Peru ini menjadi rentetan gempa bumi besar yang terjadi di Amerika Selatan dalam beberapa bulan terakhir.Â
1. Keadaan darurat berfungsi mempercepat respons kepada korban
Keadaan darurat ini ditetapkan di Distrik Chumpi, Coracora, Pullo, Upahuacho di Provinsi Parinacochas dan Carapo di Provinsi Huanca Sancos selama 60 hari ke depan. Ketetapan ini berfungsi mempercepat respons dan rehabilitasi dalam menangani dampak bencana alam tersebut.Â
Dilansir EFE, seluruh pemerintahan nantinya akan dilibatkan dalam proses pemulihan. gempa bumi di Ayachuco tersebut sudah mengakibatkan 83 rumah rusak parah, termasuk 20 sekolah, fasilitas kesehatan, dan fasilitas transportasi, serta fasilitas publik lainnya.Â
2. Gempa di Peru tidak timbulkan korban jiwa
Gempa bumi di Peru kali ini tidak menyebabkan timbulnya korban jiwa dan hanya ada tiga orang yang dilaporkan terluka. Namun, hampir 500 warga di Ayachuco terdampak bencana alam ini.Â
Dilansir Telesur, pemerintah sudah mengirimkan bantuan dalam menangani bencana alam ini, berupa alat kesehatan, obat-obatan, vaksin, dan alat kesehatan lainnya. Tak hanya itu, pemerintah Peru juga sudah menyediakan makanan, minuman, dan pakaian hangat.Â
3. Tercatat ada lebih dari 500 gerakan seismik di Peru
Pusat Seismologi Nasional di Institut Geofisika Peru (IGP) mengungkapkan bahwa sudah ada 568 gerakan seismik di negara Amerika Selatan tersebut. Sedangkan pada Juli, total 115 gempa bumi di Peru.Â
Kepala IGP, Hernando Tavera mengatakan bahwa kawasan dengan catatan gempa bumi terbanyak adalah Lima, Arequipa, dan Ica. Gempa bumi besar juga sudah melanda Peru pada 18 Juli yang menyebabkan tewasnya 5 orang dan perusakan. Â


















