Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hizbullah Pamer Terowongan Rudal Bawah Tanah

Hizbullah Pamer Terowongan Rudal Bawah Tanah
Para pendukung Hizbullah sedang merayakan parade di jalanan Lebanon. (twitter.com/AndyVermaut)
  • Hizbullah meluncurkan kompleks rudal Imad 4 dengan terowongan bawah tanah dan peluncur roket besar yang tidak terdeteksi oleh Israel.
  • Video pendek merilis skala instalasi bawah tanah, anggota Hizbullah mengendarai sepeda motor melalui terowongan, dan pernyataan dari Sekretaris Jenderal Hizbullah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Hizbullah pada Jumat meluncurkan Imad 4 yang merupakan sebuah kompleks rudal besar dengan terowongan bawah tanah yang panjang dan peluncur roket besar yang tidak terdeteksi kemampuan pengintaian Israel.

Sayap media Hizbullah merilis video pendek berdurasi lebih dari empat menit yang memamerkan fasilitas Imad 4.

  1. 1. Terletak di bawah tanah

    Cuplikan video itu menyoroti skala instalasi bawah tanah yang mencakup peluncur roket besar dan peralatan militer yang ditempatkan di terowongan yang luas, dikutip dari ANTARA, Sabtu (17/8/2024).

    Video tersebut juga memperlihatkan anggota Hizbullah mengendarai sepeda motor melalui terowongan.

  2. 2. Diklaim antiserangan Israel

    Hizbullah mengatakan, fasilitas tersebut tidak hanya tersembunyi dari kemampuan pengintaian musuh Israel tetapi juga memberikan perlindungan terhadap potensi serangan.

    Video tersebut menyertakan pernyataan dari Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah yang mengatakan, roket perlawanan mencakup seluruh wilayah Palestina dari Kiryat Shmona di utara hingga Eilat di selatan.

  3. 3. Tampilkan video salah satu pentolan Hizbullah yang tewas di Suriah

    Gambar Imad Mughniyeh yang merupakan pemimpin militer partai tersebut turut ditampilkan di video. Imad dibunuh di Suriah pada 2008 dan digantikan oleh Fouad Shukr yang dibunuh oleh Israel di Beirut pada 30 Juli tahun ini.

    Kekhawatiran akan terjadinya perang besar antara Israel dan Hizbullah semakin meningkat di tengah pertukaran serangan lintas batas, terutama di Lebanon selatan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More