Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Indonesia Panas, Prabowo Didesak Batalkan Kunjungan ke China

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Yang Mulia Xi Jinping di Balai Agung Rakyat, Beijing. (Instagram/@presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Yang Mulia Xi Jinping di Balai Agung Rakyat, Beijing. (Instagram/@presidenrepublikindonesia)
Intinya sih...
  • Dino Patti Djalal mendesak Prabowo Subianto untuk tetap di Indonesia selama situasi panas di tanah air.
  • Prabowo diundang oleh Presiden China, Xi Jinping unruk menghadiri parade militer besar-besaran bersama dengan 25 kepala negara lainnya.
  • Tahun ini para pemimpin dari tiga negara ekonomi terbesar Asia Tenggara turut diundang dalam parade Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di Lapangan Tiananmen.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Founder Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk tetap berada di Indonesia selama situasi yang masih panas di tanah air. Menurutnya, ini adalah waktu di mana presiden sangat dibutuhkan.

“Mengingat situasi panas yang masih bergolak, hati rakyat yang sedang pedih dan gelisah, saya anjurkan Presiden @prabowo BATALKAN kunjungan ke Tiongkok minggu depan, dan wakilkan saja ke @Menlu_RI. Ini momen dimana Presiden perlu berada di tanah air ditengah rakyatnya yang sedang galau. Keluar negeri sekarang ini tidak penting,” kata mantan wakil menteri luar negeri RI ini dalam unggahan di akun X-nya, Sabtu (30/8/2025).

Dikutip dari Channel News Asia, Prabowo diundang oleh Presiden China, Xi Jinping unruk menghadiri parade militer besar-besaran bersama dengan 25 kepala negara lainnya.

Tahun ini untuk pertama kalinya para pemimpin dari tiga negara ekonomi terbesar Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia dan Vietnam turut diundang. Mereka akan berada di barisan kehormatan dalam menyaksikan parade Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di Lapangan Tiananmen.

Para pemimpin dari Kamboja, Laos, dan Myanmar juga diperkirakan hadir setelah mengikuti KTT Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjin beberapa hari sebelumnya, menurut laporan South China Morning Post (SCMP).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us