Iran Sampaikan Duka atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

- Kedubes Iran di Jakarta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon dan mengecam keras serangan yang dianggap melanggar hukum internasional.
- Sekjen PBB Antonio Guterres mengonfirmasi satu prajurit TNI tewas dan satu lainnya luka serius akibat insiden di tengah konflik Israel-Hizbullah.
- Pemerintah Indonesia mengecam insiden tersebut, mendesak investigasi transparan, serta memastikan pemulangan jenazah dan perawatan bagi prajurit yang terluka.
Jakarta, IDN Times - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya seorang prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Prajurit tersebut tewas di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah di wilayah selatan Lebanon.
Pernyataan duka itu disampaikan melalui unggahan resmi Kedubes Iran pada Senin (30/3/2026). Dalam pernyataannya, Iran juga menyoroti serius insiden yang menimpa personel misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tersebut.
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas kejadian tragis tersebut,” demikian pernyataan Kedubes Iran.
Tak hanya menyampaikan duka, Iran juga mengecam serangan yang menyebabkan jatuhnya korban dari pasukan penjaga perdamaian.
“Kami dengan tegas mengutuk tindakan ini dan menegaskan bahwa penargetan terhadap penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional,” lanjut pernyataan tersebut.
1. Iran kutuk serangan, soroti pelanggaran hukum internasional

Pernyataan Kedubes Iran menegaskan sikap tegas terhadap insiden yang menewaskan prajurit TNI tersebut. Iran menilai serangan terhadap personel penjaga perdamaian tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Dalam pernyataannya, Iran secara khusus menyoroti aspek hukum internasional. Mereka menilai, serangan terhadap peacekeeper merupakan bentuk pelanggaran serius yang tidak boleh diabaikan oleh komunitas global.
“Kami dengan tegas mengutuk tindakan ini dan menegaskan bahwa penargetan terhadap penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional,” tulis Kedubes Iran.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah, yang dalam beberapa waktu terakhir kembali memanas dan berdampak pada wilayah Lebanon selatan.
2. Kronologi prajurit TNI gugur

Kabar gugurnya prajurit TNI pertama kali disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. Ia mengungkapkan, insiden terjadi di tengah situasi permusuhan yang sedang berlangsung.
“Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel & Hizbullah. Seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya mengalami luka serius dalam insiden yang sama,” kata Guterres.
Selain korban meninggal, satu prajurit TNI lainnya dilaporkan mengalami luka serius dalam kejadian tersebut. PBB pun menyampaikan belasungkawa serta harapan agar korban luka dapat segera pulih.
Guterres menegaskan, insiden ini menjadi perhatian serius di tengah konflik yang terus berlangsung di kawasan tersebut.
3. Indonesia desak investigasi

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan kecaman keras atas insiden yang menewaskan personel TNI tersebut. Indonesia menilai keselamatan penjaga perdamaian harus menjadi prioritas dan dilindungi sesuai hukum internasional.
“Setiap tindakan yang membahayakan peacekeeper tidak dapat diterima dan mengganggu upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang.
Indonesia mendesak agar dilakukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan untuk mengungkap kejadian tersebut. Selain itu, pemerintah juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menghentikan serangan yang dapat memperburuk situasi.
Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan PBB dan otoritas terkait, termasuk dalam proses pemulangan jenazah korban. Indonesia juga memastikan penanganan medis bagi prajurit yang terluka serta menyampaikan simpati kepada keluarga korban.

















