Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jelang KTT NATO, Turki Tangkap 209 Tersangka Kelompok Ekstremis

Jelang KTT NATO, Turki Tangkap 209 Tersangka Kelompok Ekstremis
ilustrasi pelaku kejahatan tertangkap polisi (pexels.com/Kindel Media)
Intinya Sih
  • Menjelang KTT NATO, pasukan keamanan Turki menangkap 209 tersangka terkait kelompok ekstremis, termasuk anggota ISIS dan DHKP-C, dalam operasi besar di Ankara.
  • Pemerintah Turki mempercepat perbaikan infrastruktur kota Ankara, mulai dari jalan utama hingga renovasi bangunan di jalur delegasi untuk menyambut tamu internasional.
  • Otoritas Ankara memberlakukan pembatasan publik ketat selama 28 Juni–10 Juli 2026, melarang akses tanpa izin, penerbangan drone, serta seluruh bentuk demonstrasi di sekitar lokasi KTT.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Pasukan keamanan Turki menggelar operasi besar di Ankara pada Selasa (23/6/2026) menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Perjanjian Atlantik Utara KTT NATO yang akan berlangsung pada 7-8 Juli 2026. Forum tersebut akan mempertemukan para pemimpin dari 32 negara anggota, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Mengutip ABC News, jaksa penuntut mengeluarkan perintah penahanan terhadap 241 orang. Hingga penghujung hari, operasi gabungan polisi dan gendarmerie masih berlanjut untuk memburu target yang belum tertangkap. Sebanyak 209 tersangka yang diduga terkait kelompok ekstremis telah diamankan, termasuk 56 terduga anggota Kelompok Negara Islam (ISIS) dan 35 anggota Partai Pembebasan Rakyat Revolusioner (DHKP-C), kelompok sayap kiri yang beberapa kali terlibat serangan bersenjata di Turki.

1. Pemerintah Turki memperkuat operasi antiteror

ilustrasi militer (pexels.com/Somchai Komkamsri)
ilustrasi militer (pexels.com/Somchai Komkamsri)

Pengamanan berskala besar tersebut menjadi bagian dari prioritas pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk menjaga stabilitas keamanan nasional. Langkah itu kembali menjadi sorotan menjelang pelaksanaan KTT NATO.

Pada bulan lalu, aparat Turki juga menangkap 324 orang di berbagai wilayah negara atas dugaan keterlibatan dengan jaringan ISIS. Operasi semacam ini telah beberapa kali dilakukan pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.

ISIS diketahui pernah melakukan sejumlah serangan mematikan di Turki. Salah satu peristiwa paling berdarah terjadi pada malam Tahun Baru 2017 ketika penembakan di sebuah klub malam di Istanbul menewaskan 39 orang.

2. Pemerintah Ankara mempercepat perbaikan infrastruktur kota

Bendera Turki (pexels.com/Engin Akyurt)
Bendera Turki (pexels.com/Engin Akyurt)

Selain pengamanan, pemerintah setempat turut mempercepat pembenahan infrastruktur dan tampilan kota. Berdasarkan laporan Daily Sabah, pekerja jalan raya mempercepat perbaikan aspal di jalur utama yang menghubungkan Bandara Esenboğa dengan pusat Ankara.

Petugas juga memasang pagar pengaman pejalan kaki baru di sepanjang jalan protokol. Selain itu, sejumlah bangunan yang berada di rute delegasi KTT menjalani renovasi bagian luar.

Pada beberapa lokasi, pemerintah memasang penghalang visual untuk mempercantik pemandangan di sepanjang jalur yang akan dilalui tamu internasional.

3. Otoritas Ankara memberlakukan pembatasan kegiatan publik

ilustrasi pengamanan militer
ilustrasi pengamanan militer (pexels.com/sk)

Kantor Gubernur Ankara menetapkan pembatasan khusus yang berlaku mulai 28 Juni 2026 hingga 10 Juli 2026. Aturan tersebut mencakup larangan akses bagi warga dan kendaraan tanpa izin ke kawasan sensitif di sekitar lokasi KTT serta tempat menginap para delegasi.

Pemerintah juga melarang penerbangan drone tanpa izin khusus di wilayah udara Ankara. Selain itu, seluruh bentuk demonstrasi dan pengumpulan massa, termasuk pawai, aksi duduk, mogok makan, pendirian tenda, hingga pembagian brosur dan spanduk, dilarang selama periode tersebut.

Di tengah persiapan itu, Erdogan meresmikan Bandara Ankara yang telah dimodernisasi. Bekas Pangkalan Udara Etimesgut tersebut disiapkan untuk melayani penerbangan domestik dan internasional guna membantu mengurangi kepadatan di Bandara Esenboğa selama KTT berlangsung.

Dalam peresmian tersebut, Erdogan menyampaikan pandangannya mengenai capaian Turki pada tahun ini dengan mengatakan bahwa 2026 terus menjadi tahun puncak bagi Turki, sebuah negara yang berusaha mencapai puncak di setiap bidang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More