Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Komandan Brigade Al-Quds Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon

Komandan Brigade Al-Quds Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon
operasi militer Israel di Lebanon selama perang 2023-2024 ( / IDF Spokesperson's Unit)
Intinya Sih
  • Komandan senior Brigade Al-Quds, Adham al-Othman, tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan wilayah selatan Beirut, Lebanon.
  • Militer Israel mengonfirmasi kematian al-Othman dan menyebutnya sebagai komandan Jihad Islam Palestina di Lebanon yang terlibat dalam perencanaan serangan terhadap Israel.
  • Israel melancarkan lebih dari 70 serangan ke target Hizbullah setelah kelompok itu menembakkan roket ke wilayah utara Israel pada malam sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Brigade Al-Quds, sayap bersenjata kelompok Jihad Islam Palestina mengumumkan, seorang komandan senior mereka tewas dalam serangan Israel yang menargetkan pinggiran selatan Ibu Kota Lebanon, Beirut, semalam.

Kelompok tersebut mengidentifikasinya sebagai Adham al-Othman, 41 tahun. Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (3/3/2026), mereka menyebutnya sebagai komandan Brigade Al-Quds di arena Lebanon.

Sementara itu, tentara Israel mengklaim telah menyerang lebih dari 70 target milik kelompok Hizbullah Lebanon dalam serangannya.

Israel mengatakan, mereka memulai serangannya setelah Hizbullah menembakkan roket ke Israel utara semalam.

Pagi ini, militer Israel mengonfirmasi mereka telah membunuh Adham Adnan al-Othman yang mereka sebut sebagai komandan Jihad Islam Palestina di Lebanon.

Pengumuman ini muncul setelah Brigade Quds, sayap bersenjata Jihad Islam Palestina, mengatakan, al-Othman tewas tadi malam.

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengatakan, dia memegang posisi komandan selama beberapa tahun dan bertanggung jawab atas perencanaan serangan terhadap Israel.

“Baru-baru ini dia terus bekerja atas nama kelompok tersebut di Lebanon, termasuk melatih para operator, merekrut anggota, dan mendapatkan senjata, demikian tuduhan mereka,” kata militer Israel.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More