Ledakan Pabrik Petasan di India, 21 Orang Tewas

- Ledakan besar terjadi di pabrik petasan Kakinada, Andhra Pradesh, menewaskan 21 orang dan melukai delapan lainnya yang kini dirawat intensif di rumah sakit setempat.
- Pemerintah negara bagian menanggung biaya perawatan korban, sementara polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang memicu ledakan pada Sabtu siang waktu setempat.
- Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dan memberikan santunan finansial bagi keluarga korban tewas maupun luka akibat tragedi tersebut.
Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di pabrik petasan yang terletak di kota Kakinada, negara bagian Andhra Pradesh, India, pada Sabtu (28/2/2026). Ledakan itu menewaskan 21 orang, sedangkan delapan orang lainnya mengalami luka.
Korban luka saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit terdekat. Sebab, luka yang mereka alami dikabarkan cukup parah sehingga harus mendapatkan perawatan intensif dari dokter.
Kepala Daerah Andhra Pradesh, Kandula Durgesh, mengatakan, biaya perawatan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah negara bagian.
"Delapan orang lainnya sedang menjalani perawatan di rumah sakit," kata Durgesh, seperti dilansir CNA.
1. Ledakan terjadi pada pukul 14.00 siang waktu setempat

Ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 siang waktu setempat. Saat ledakan terjadi, sebanyak 30 pekerja dilaporkan masih berada di dalam pabrik.
Dalam sebuah video yang beredar di internet, ledakan ini menyebabkan seluruh area pabrik hangus terbakar. Saat polisi dan petugas penyelamat datang, api juga masih berkobar hebat.
Menurut Durgesh, ledakan tersebut disebabkan oleh kebakaran di dalam pabrik. Namun, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Saat ini, polisi setempat sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
“Ini adalah ledakan terbesar di negara bagian ini. Para pejabat sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang memicu ledakan tersebut,” lanjut Durgesh dalam pernyataannya dilansir The Tribune.
2. Perdana Menteri India berduka untuk para korban tewas dan luka

Insiden ledakan di pabrik petasan ini menuai respons dari Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan duka cita mendalam untuk semua korban tewas dan korban luka.
"Saya merasa sedih atas kehilangan nyawa ini," kata Modi lewat akun X pribadinya.
Dalam pernyataannya, Modi juga mengumumkan akan memberi santunan sebesar 200 ribu Rupee (Rp36,9 juta) untuk keluarga korban tewas dan 50 ribu Rupee (Rp9,2 juta) untuk keluarga korban luka. Sumbangan ini, kata Modi, bertujuan untuk memberi keringanan finansial, baik untuk keluarga korban tewas dan keluarga korban luka.
3. Ledakan pabrik petasan sudah sering terjadi di India

India sendiri memang memiliki banyak pabrik petasan. Sebab, warga di sana sering menggunakan petasan untuk acara-acara penting, seperti acara pernikahan dan acara perayaan hari-hari besar umat Hindu.
Sayangnya, pabrik-pabrik petasan di India banyak yang tidak memenuhi standar keamanan. Ini membuat insiden ledakan di pabrik petasan sangat sering terjadi di India.
Pada Juli 2025 lalu, misalnya, sebuah ledakan terjadi di pabrik petasan dan kembang api di Distrik Virudhunagar, Negara Bagian Tamil Nadu, India. Dilansir The Hindu, insiden tersebut menewaskan setidaknya 8 orang dan 5 melukai lainnya.


















