Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Madagaskar Dihantam Topan, 44 Ribu Penduduk Dievakuasi

Madagaskar Dihantam Topan, 44 Ribu Penduduk Dievakuasi
Ilustrasi Angin Topan (IDN Times/Mardya Shakti)

Jakarta, IDN Times - Negara Madagaskar yang terletak di sebelah timur Afrika, kembali diterjang topan dahsyat. Itu adalah topan Emnati yang datang dari Samudera Hindia. Emnati mendarat di Madagaskar pada Rabu (23/2/22).

Dalam satu bulan terakhir, Madagaskar telah menderita karena terus dihantam topan. Topan Emnati adalah bencana alam besar keempat yang menghantam negara itu. Lebih dari 44 ribu orang terpaksa mengungsi.

Para ahli menjelaskan jarang terjadi topan yang menghantam daerah sama secara berulang kali. Tapi kali ini panas di laut telah jadi salah satu faktor yang memicu kemunculan badai secara intensif.

1. Ancaman hujan lebat dan banjir akibat topan

Ilustrasi Banjir (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Banjir (IDN Times/Mardya Shakti)

Sebelum mencapai Madagaskar, topan Emnati melaju melewati sebelah utara pulau Mauritius dan Reunion di Samudera Hindia. Topan mencapai Manakara di tenggara Madagaskar pada Rabu malam, sekitar pukul 11:00 waktu setempat.

Dilansir Africa News, Faly Aritiana Fabien, seorang pejabat senior Kantor Manajemen Risiko Nasional (BNGRC) mengatakan topan itu "mendarat sekitar pukul 11:00 malam di utara distrik tenggara Manakara."

Meski topan Emnati sempat melemah ketika mencapai Madagaskar, tapi masih membawa angin sekitar 135 kilometer per jam. Angin kencang yang dibawa topan kemungkinan akan diikuti oleh hujan lebat dan banjir yang meluas di tenggara dan selatan Madagaskar.

2. Puluhan ribu penduduk dievakuasi

Madagaskar adalah salah satu negara miskin di dunia. WIlayahnya berupa pulau besar di Samudera Hindia yang berada di sebelah timur benua Afrika. Negara itu telah lama dilanda kekeringan, yang menurut PBB adalah kekeringan terburuk dalam 40 tahun terakhir. Perubahan iklim disebut menjadi salah satu penyebab krisis tersebut.

Setelah mengalami bencana kekeringan, Madagaskar disapu oleh empat bencana topan dalam waktu satu bulan terakhir. Topan tersebut sering membawa hujan lebat yang memicu banjir dan tanah longsor.

Dilansir dari laman resmi badan layanan pengungsi PBB, OCHA, topan Emnati yang baru saja menghantam Madagaskar telah membuat sekitar 44.300 orang (12.135 rumah tangga) dievakuasi.

Mereka dipindahkan secara preventif ke 170 lokasi akomodasi yang berada di delapan wilayah Madagaskar tengah dan selatan. Rumah-rumah dan bangunan milik penduduk mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang.

Sejauh ini belum ada laporan korban meninggal dari hantaman topan Emnati. Topan tersebut segera meninggalkan Madagaskar dan menuju Mozambik. Melemahnya Emnati masih membawa hujan sedang hingga lebat serta gelombang tinggi di pantai selatan Madagaskar.

3. Empat topan besar dalam satu bulan

ilustrasi dampat topan Emnati (Twitter.com/OCHA Southern & Eastern Africa)
ilustrasi dampat topan Emnati (Twitter.com/OCHA Southern & Eastern Africa)

Emnati dicatat sabagai topan besar keempat yang menghantam Madagaskar. Sebelumnya telah ada tiga topan yang dahsyat, yaitu badai Ana, Batsirai, dan Dumako.

Badai Ana melanda Madagaskar pada 22 Januari dan menyebabkan hampir 50 orang tewas. Menurut Quartz, 45.000 orang mengungsi dan program pangan dunia memperingatkan sekitar 150 ribu orang mungkin terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Dua minggu setelah itu pada 5 Februari, Batsirai menghantam Madagaskar ketika penduduk belum sepenuhnya pulih dari hantaman badai Ana. 124 orang dilaporkan tewas dan menggusur sekitar 30 ribu penduduk karena topan telah merusak dan menghancurkan rumah.

Belum selesai penderitaan akibat Batsirai, badai Dumako datang ke Madagaskar. Reuters mencatat sedikitnya 14 orang tewas dan lebih dari 4.300 orang mengungsi. Kini topan Emnati menghantam Madagaskar dan menyisakan kepedihan yang jauh lebih dalam setelah meninggalkan wilayah tersebut.

Clare Nullis, juru bicara World Meteorological Organization mengatakan jarang terjadi topan di daerah yang sama secara beruntun. Tapi "Panas laut adalah salah satu faktor dan intensifikasi badai yang (datang) cepat."

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More

Prabowo: Ongkos Haji Turun Rp2 Juta saat Harga Avtur Naik, Kita Berani

08 Apr 2026, 15:36 WIBNews